Rapat di panggung lapangan Dataran Engku Putri Batam Center.

Keprisatu.com – Hari pertama masuk kerja aparatur sipil negara (ASN) usai lebaran Idul Fitri, Selasa (26/5/2020), Wali Kota Batam, Muhammad Rudi langsung menerapkan kerja situasi normal baru (new normal) memakai protokol kesehatan.

Hal ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

“Hari ini saya sengaja menginstruksikan semua ASN masuk untuk menjalankan tugas berat ini,” kata Rudi saat mimpin rapat bersama ASN di panggung utama Dataran Engku Putri Batam, Selasa (26/5/2020).

Ia ingin, dengan jumlah ASN yang banyak, dapat ditugaskan di semua kecamatan se-Kota Batam. Ia memaparkan, untuk memulai tugas ini, harus mulai dari masing-masing ASN untuk menerapkan new normal tersebut.

“Secara umum, sudah saya sampaikan ke ASN terkait situasi hidup normal baru ini. ASN Tetap pakai masker serta menjaga-jaga jarak,” ujarnya.

Kehidupan baru ini pula harus ditularkan ke warga Batam, agar saat semua aktivitas di Batam dibuka, warga tetap menerapkan protokol kesehatan ini. “Kita sama-sama mengedukasi warga agar tetap patuh imbauan kita,” kata dia.

Di kesempatan itu, Rudi menekankan ada tiga hal yang perlu diterapkan di tengah masyarakat. Pertama, wajib memakai masker hal ini didasari Permenkes nomor HK.01.07/MENKES/328/2020, sehingga perlu disampaikan agar warga tetap mamatuhi ini.

“Kemudian yang kedua, jaga jarak termasuk di rumah ibadah. Hari ini saya kumpulkan semua ulama dan imam masjid terkait ini,” ujarnya.

Bahkan, untuk tempat ibadah ini, pihaknya akan membuka dalam waktu dekat ini. Sementara pusat keramaian lain seperti pelabuhan, mal dan sebagainya dibuka tanggal 15 Juni nanti.

“Dan yang ketiga, semua ASN harus mengedukasi warga menerapkan pola hidup bersih dan rajin berolahraga,” ujarnya.

Langkah-langkah ini, kata Rudi, sebagai upaya persiapan pelonggaran 15 Juni nanti. Alasannya, agar seluruh kegiatan baik sosial dan ekonomi bahkan keagamaan di Batam bisa mulai berjalan kembali, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Semua sudah mengeluh ke kami, bagaimana mau bayar air, bagaimana bayar listrik, semua sudah terdampak, jadi kita bertekad nanti kita buka semua aktivitas di Batam,” kata Rudi.

Dengan begitu, di sisa waktu hingga 14 Juni nanti, semua akan bertugas bagaimana Batam bersih dari covid-19. “Yang sakit jadi sembuh, yang sehat makin bugar,” kata dia.(*/ted)