Pembangunan Jembatan Batam - Bintan memakai skema KPBU.
Pembangunan Jembatan Batam – Bintan memakai skema KPBU. (Grafis: Kementerian PUPR)

Keprisatu.com – Pembangunan Jembatan Batam – Bintan di Provinsi Kepri bakal menggunakan skema pembiayaan Kerjasama Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Porsinya, pemerintah akan memberikan dukungan sekitar 30 persen. Hal itu, Menpupera Basuki Hadimuljono ungkapkan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).

Selanjutnya, menurut dia, skema KPBU memiliki keunggulan, jika membandingkannya dengan APBN. Swasta akan memiliki kepastian pengembalian (investasi) plus keuntungan.

“Sementara keuntungan bagi pemerintah, proyeknya banyak yang mengawasi. Sehingga secara admininistrasi dan teknis menjadi tertib untuk melayani masyarakat lebih baik,” demikian laman Beritasatu.com melansirnya.

Kemudian, Jembatan Batam – Bintan ini merupakan satu di antara 13 proyek KPBU yang akan pemerintah tawarkan (ready to offer) tahun 2021. Total keseluruhan nilai investasi mencapai Rp168,84 triliun.

Adapun 13 proyek KPBU tersebut terdiri Jalan Tol Kamal – Teluknaga – Rajeg; Jembatan Batam- Bintan; Tol Mamminasata; Jalan Tol Sentul Selatan – Karawang Barat; Tol Bogor – Serpong via Parung; Tol Gilimanuk – Mengwi (PQ); Penggantian dan/atau duplikasi Jembatan Calendar Hamilton (CH) di Pulau Jawa (PQ). Kemudian Tol Akses Patimban; Tol Semanan – Balaraja; Jalan Semarang Harbour/Semarang Kendal; Tol Cikunir – Karawaci Elevated; Tol JORR Elevated Ruas Cikunir – Ulujami dengan total panjang keseluruhan mencapai 447,067 km; dan Rusun Cisaranten, Bina Harapan sebanyak 2.738 unit.

Di mana saat ini, Kempupera melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga tengah melakukan pengkajian teknis dan finansial pada pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Rencananya, pembiayaan pembangunan jembatan Batam – Bintan menggunakan skema KPBU. Namun pemerintah juga akan memberi dukungan finansial agar proyek tetap feasible. (ks04)

BACA JUGA BERITA LAIN:

Ini Kecanggihan Wuling Almaz RS Keluaran Mobilindo

Batam Siap Menjadi Tempat Pusat Data Nasional

Nadiem Temui Kiyai Said, Minta Maaf ke Warga NU

Pekerja Singapura di Asrama Tertular Covid-19 Lagi

Pemerintah: H-14 Larangan Mudik Wajib Swab 1 x 24 Jam

THR PNS Cair 10 Hari sebelum Lebaran

Pesantren Tebuireng Minta Kemendikbud Tarik Naskah

Konversi BRK Jadi Syariah Dukung Industri Halal Kepri