Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate saat meninjau lokasi pembangunan Pusat Data Nasional.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate saat meninjau lokasi pembangunan Pusat Data Nasional.

Keprisatu.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika terus mematangkan rencana pembangunan Pusat Data Nasional tahap kedua di Kota Batam, Provinsi Kepri. Pembangunannya, rencananya, akan mulai pada tahun 2022 mendatang dan berlokasi di Jalan Trans Barelang.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate mengatakan tahapan ini adalah kelanjutan dari rencana strategi pemerintah untuk mengintegrasikan 2.700 Pusat Data Pemerintah.

“Pusat Data Nasional adalah pilar penting menuju Satu Data Indonesia, selaras dengan percepatan transformasi digital yang merupakan instruksi Pak Presiden Jokowi,“ kata Johnny, Jumat (23/4).

Johnny menjelaskan pembangunan ini merupakan rencana strategis Kominfo 2020–2024. Hal ini memerlukan kehati-hatian dan kecermatan dalam pemilihan teknologi, solusi serta SDM yang akan mengimplementasikannya.

“Khusus untuk pengembangan SDM yang mumpuni, Kominfo terus mengembangkan program literasi digital bertajuk #MakinCakapDigital,” ujarnya.

Sehingga, pembangunan infrastruktur terkait pengolahan data juga selaras dengan pengembangan SDM. Seperti data analyst, data engineer, dan data scientist.

“Pembangunan di Kota Batam ini akan berlangsung pada tahun 2022 dan targetnya selesai pada tahun 2025,” katanya.

Batam Menyambut 

Pemerintah Kota Batam menyambut baik rencana pembangunan Pusat Data Nasional ini. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan Pemko Batam menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Pemko Batam bersama Forkopimda dan masyarakat Batam akan mendukung penuh rencana tersebut.

“Atas nama Pemda kami semua sangat berbahagia atas kehadiran Bapak Menteri Komunikasi dan Informatika di Kota Batam,” kata Amsakar.

Secara umum, kata Amsakar, Kota Batam sangat siap sebagai lokasi pembangunan. Karena semua fasilitas pendukung dan keamanan sudah terpenuhi, sehingga Batam memang sangat tepat sebagai Pusat Data Nasional.

Dijelaskan fasilitas pendukung seperti kelistrikan, saat ini Batam memiliki 32 pembangkit dengan kapasitas mencapai 528 MW. Kemudian lokasi pembangunan ini juga terletak tak jauh dari PLTG Panaran.

“Kemudian terkait air, lokasi ini juga berdekatan dengan Waduk Tembesi. Sehingga bisa kami pastikan bahwa fasilitas untuk kelistrikan dan air bersih tak ada masalah,” ujarnya.

Begitu juga dengan keamanan, di Jalan Trans Barelang ini terdapat Mako Brimob, Bakamla, Yonif 135 Raiders dan Yonif 10 Marinir SBY, serta terdapat Pos Pemadam Kebakaran yang tepat berada persis disebelah lahan Pusat Data Nasional.

“Untuk luas lahannya sekitar 4,16 hektar dan sudah dikeluarkan PL-nya oleh BP Batam,” ujarnya. (ks10)

editor: teguh

BACA JUGA BERITA LAIN:

Nadiem Temui Kiyai Said, Minta Maaf ke Warga NU

Pekerja Singapura di Asrama Tertular Covid-19 Lagi

Pemerintah: H-14 Larangan Mudik Wajib Swab 1 x 24 Jam