Ilustrasi

Keprisatu.com – Temasek Foundation Singapura jika tak ada halangan, akan membantu 5 kontainer ukuran 40 feet berisi 2,5 juta masker untuk Provinsi Kepri. Masker tersebut sedang dalam perjalanan menuju Batam, akan didistribusikan ke sekolah atau masyarakat yang membutuhkan.

“Sedang dicari juga gudangnya di Batam, untuk menyimpan masker sebanyak itu. Kita belum tahu jenis yang dibantu, apakah masker bedah atau masker kain yang bisa dicuci. Kita terima aja, semoga new normal ini benar-benar normal yang baru dengan penderita corona turun dan melandai,” ujar Ketua Tim Posko Lawan Covid-19 Kepri di Batam, Buralimar di One Dozen Cafe Batam Center, Ahad (31/5/2020).

Dari 2,5 juta masker tersebut, kata Buralimar, lebih dari separo akan dibagikan di Batam karena kasus pasien positif corona virus disease 2019 (covid-19) tertinggi di Kepri dan Batam tercatat zona merah covid-19 di Kepri.

Hubungan antara Singapura dan Kepri, urai Buralimar, hubungan yang saling membutuhkan. Yang mana, Singapura membutuhkan Kepri dan Kepri juga membutuhkan Singapura.

“Kedua kawasan dari dulu memang sudah terjalin lalu lintas perdagangan trandisional. Kedua kawasan merupakan cross border line. Singapura berkepentingan corona di Kepri mereda, kita juga berkepentingan corona di Singapura mereda. Supaya tidak saling menularkan,” ungkap Buralimar, yang juga Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri ini.

Dengan bantuan 2,5 juta masker untuk Provinsi Kepri tersebut, Buralimar berharap program new normal di Batam berjalan baik ditandai menurunnya pasien positif covid-19.

“New normal ini, karena vaksin corona belum ditemukan, ekonomi harus berputar. Tapi, dengan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya memakai masker dalam beraktivitas. Masyarakat yang tak mampu beli masker, kita bagikan nanti kalau sudah datang barangnya,” ujar Buralimar.(*/ted)