Keprisatu.com – Praktisi Hukum DR. H. Muhammad Soerya Respationo, SH, MH mengemukakan seorang ASN/PNS tidak boleh takut atasan, jika memberi perintah yang salah. Juga jangan karena takut kehilangan jabatan, sehingga siap menjalankan perintah yang melanggar aturan.

“Intinya, kita harus berani karena benar, takut karena salah. Harus sesuai, on the track,” kata pengacara senior Kepri ini.

Selanjutnya, ia meminta untuk bersama-sama mencegah tindak pidana korupsi di Provinsi  Kepri.

”Jangan siap siap saja, karena takut kena pindah. Sudah pusing kepala,” kata Soerya yang akrab dengan panggilan Romo ini.

Di sisi lain, Seorya melihat sekarang sangat banyak aturan hukum, sehingga perlu penajaman agar bisa bekerja dan berjalan dengan baik.

Soerya berbicara pada Seminar Hukum Kolaborasi dan Sinergitas Antara APH dan ASN ”Aspek Utama Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau”, Rabu (7/4) di Swissbell Hotel Harbourbay, Kota Batam.

BACA BERITA LAIN:

PNS dan Keluarganya Dilarang Mudik di Periode Ini

Lelang Jembatan Batam-Bintan Terkendala

Dugaan Dana Hibah Fiktif, Dispora Diperiksa BPK Kepri

Sedangkan Kajati Kepri Hari Setiyono, SH, MH, kembali mengingatkan pesan Presiden RI Joko Widodo pada Korps Adiyaksa. Yakni Pertama, jangan beri celah untuk melakukan tindak korupsi, agar kasus korupsi tidak merajalela.

Kedua, Keteladanan daripada pemimpin dalam mengayomi bawahannya untuk selalu bekerja dengan baik dan benar. Ketiga, peran serta masyarakat sangat perlu dalam mencegah korupsi. Keempat, kembali kepada diri sendiri, jangan sampai merugikan pribadi dan keluarga

“Bersama kita cegah upaya-upaya tindakan korupsi, agar ke depan kita bisa bekerja lebih baik dan lebih memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Kajati. (ks04)

editor: arham