Ilustrasi.

Keprisatu.com – Satgas Pangan Kabupaten Bintan memastikan ketersediaan telur dan daging ayam mencukupi menjelang lebaran. Mereka melakukan sidak selama sepekan di 16 titik peternakan ayam di Kabupaten Bintan.

Anggota Satgas Pangan Bintan, Setia Kurniawan mengatakan hal Itu dilakukan untuk mendapatkan data terkait pasokan dan stok telur serta daging ayam tersebut.

“Kita kroscek untuk memastikan jumlah rill ketersediaan telur dan daging ayam di Bintan,” ujar Iwan, Jumat (8/5/2020).

Dari hasil pengecekkan tersebut, jumlah ayam petelur keseluruhannya sebanyak 294.500 ekor. Dari total ayam itu mampu memproduksi telur dengan rata-rata per harinya 206.000 butir. Jumlah telur yang dihasilkan dianggap mencukupi kebutuhan konsumsi di Kabupaten Bintan.

Sedangkan untuk pasokan daging ayam jelang lebaran juga dijamin mencukupi. Untuk 8 peternak yang didata, sudah ada 78 ribu ekor ayam yang akan siap panen dengan bobot rata-rata 1,5 Kg hingga lebaran mendatang.

“Kalau telur tembus 206.000 butir per harinya. Kalau pasokan ayam sampai lebaran mencapai 117 ton. Jadi telur dan daging ayam aman,” jelasnya.

Ia menyebut data yang diperoleh timnya dipastikan sangat rill dan valid dengan akurasi 99 persen.

Meskipun jumlah itu sesuai dengan di lapangan namun pendistribusiannya, tegas Iwan harus dipantau secara ketat.

Bagi para pelaku usaha atau pedagang yang berani bermain, baik menimbun maupun menaikan harga, menurutnya bisa diganjar dengan sanksi tegas yaitu pidana dan denda.

“Data yang kami rangkum selama sepekan dipastikan valid. Tapi kami harus pantau distribusinya apabila ada pedagang yang nakal, tinggal kami ditindak,” ucapnya.