Keprisatu.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepri membuat terobosan “gila”, menggaet investor yang relokasi dari China dengan menyediakan lahan sewa gratis 5 tahun.

Lahan yang disewakan gratis ini, berada di daerah Batam Bintan Karimun (BBK). Upaya ini ditempuh, untuk meningkatkan investasi yang loyo akibat pandemik covid-19.

Ketua Umum Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana mengungkapkan, harus ada upaya serius menarik investor yang akan merelokasi perusahaannya dari China ke BBK.

“Penyediaan sewa lahan gratis ini merupakan komitmen Kadin Kepri, menarik sebanyak mungkin perusahaan yang relokasi dari China akibat dampak pandemik covid-19,” ujar Ma’ruf.

Penyediaan lahan gratis ini, jawaban atas gencarnya India, Vietnam dan negara Asia lainnya yang berlomba-lomba menyediakan stimulus menarik perusahaan-perusahaan asing yang akan relokasi dari China.

Dengan penyediaan sewa lahan gratis ini dan investor benar masuk, turut membantu pemerintah membuka lapangan kerja seluas-luasnya di tengah pandemik covid-19.

Catatan Kadin Indonesia, korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak covid- 19 ini lebih kurang mencapai 15 juta. Pengurangan penggangguran bisa dilakukan, jika investasi masuk dan membutuhkan tenaga kerja.

Kadin menganalusa fakta di lapangan bahwa harga tanah di kawasan industri di Indonesia rata-rata 170-225 dolar Amerika per meter persegi sementara di Vietnam 50-90 dolar Amerika per meter persegi.

Di samping itu, realisasi kenaikan upah pertahun rata-rata di Batam misalnya sekitar delapan persen. Sedangkan Vietnam 3,3 sampai 5,7 persen.

Kadin Kepri optimis, program diluncurkan ini bisa merubah peta relokasi pabrik dari China dan lainnya.

Jika selama ini negara utama relokasi perusahaan banyak ke Vietnam dan India. Kadin Kepri berusaha membawa masuk perusahan relokasi tersebut ke BBK melalui program gratis sewa lahan selama 5 tahun.

Acara launching bertajuk BBK murah free sewa lahan selama lima tahun ini, dipimpin Ketua Umum Kadin Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana, didampingi Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Ketua Kadin Bintan Edi Surbekti, Ketua Kadin Karimun Sabari Nasirun, WKU Bidang Investasi Kadin Kepri Yustinus dan WKU Bidang Lerdagangan Kadin Kepri The Muliana.

Acara launching ini juga digelar tanya jawab dengan beberapa audiens yang terhubung melalui aplikasi zoom meeting, baik dengan pemerintah, calon investor dari Amerika, wartawan luar negeri, dan lainnya. (*)