Sandyarto Deno Feroja, atlet cabor tinju, saat bertarung di babak semifinal.

Keprisatu.com –  Perjuangan Sandyarto Deno Feroja untuk meraih emas di cabor tinju, terhenti di babak semifinal. Dalam laga kelas berat (81-91 kg) yang digelar di GOR Cendrawasih, Jayapura, Senin (11/10), Sandy kalah atas petinju tuan rumah.

Sandy tampil di bawah performa terbaiknya melawan Erico Kevin K. Amanupunjo. Padahal Erico adalah petinju veteran yang sudah cukup berumur.

Hanya saja memang Erico dikenal sebagai petinju yang punya banyak akal dan strategi. Menghadapi Sandy, petinju muda yang eksplosif Erico mengandalkan taktik pukul dan merangkul.

Strategi ini tepat untuk meredam serangan Sandy. Petinju yang dikenal Raja KO ini seolah tak kampu menghunjamkan pukulan ke Erico.

Di ronde pertama, Sandy berusaha menekan Erico. Tapi strategi yahg diterapkan Erico mempunmeredam tekanan Sandy.

Demikian halnya di ronde keduandan ketiga. Sandy seolah mengikuti gaya permainan Erico dan tak mampu menampilkan permainan ekplosif yang selama ini menjadi gayanya.

Wasit akhirnya memutuskan memenangkan Erico. Sandy harus puas dengan medali perunggu yang telah diamankannya sebelumnya.

Asisten pelatih Kepri Rionando Butar Butar mengaku kecewa atas kegagalan Sandy melaju ke babak final. Menurutnya, Sandy layak tampil di final.

“Sandy yang seharusnya lolos ke final. Lawan hampir tidak ada yang melepaskan pukulan bersih justru malah lolos ke final,” geram Rionando.

Ia juga meminta maaf pada masyarakat Kepri. Kegagalan Sandy melaju ke final membuat tinju hanya mempersembahkan satu medali perunggu di PON XX Papua.

“Mohon maaf pada masyarakat Kepri, tinju belum bisa mempersembahkan yang terbaik,” kata Rionando.

Ia mengaku stragi yang diterapkan Erico mampu meredam Sandy. Rionando merasa kecewa atas kekalahan Sandy.

“Hasil ini sangat mengecewakan. Sandy sebenarnya bermain bagus dan mengikuti instruksi pelatih. Tapi situasi berkata lain , justri strategi peluk Erico yang berhasil membuatnya ke final,” keluh Rionando.

Kekalahan Sandy menurup peluang Kepri meraih medali emas. Tinju Kepri mengirimkan tujuh perinjunya berlaga di PON XX Papua. Tetapi hanya Aansy yang mampu melaju ke semifinal. (KS10)