Airlangga Hartarto

Keprisatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim penanganan Covid-19 di Indonesia menunjukkan grafik yang membaik.

Menurutnya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, bahkan sudah berimbang antara rem dan gas.

Ia menuturkan tingkat kesembuhan sudah mencapai angka 76,45 persen, melewati tingkat kesembuhan rata-rata dunia.

“Kalau kita membandingkan dengan global, tingkat kesembuhan kita sekarang sudah 76,45 persen. Memang di awal kita tingkat kesembuhannya sekitar 15 persen. Namun, ini sudah meningkat menjadi 76,45 persen dan ini di atas global standard yang 75,15,” kata Airlangga dalam agenda webinar ”Kagama Inkubasi Bisnis XV”, Minggu (11/10) malam, sebagaimana laman CNN melansirnya.

Airlangga menuturkan persentase kematian atau confirmed case fatality rate menurun dari semula 9 persen menjadi 3,58 persen. Meskipun begitu, angka itu masih di atas standar dunia yang 2,98 persen.

“Bagaimana penanganan Covid-19 ini dibanding dengan berbagai negara lain, dua kuadran kita lihat: pertumbuhan ekonomi dan penanganan Covid,” ujarnya.

Airlangga yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan ekonomi di Indonesia mengalami kontraksi 5,32 persen. Meskipun begitu, kata dia, Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, seperti Thailand (-12 persen), Singapura (-13,2 persen) dan Malaysia (-17,1 persen).

“Kita bisa lihat dari berbagai negara dari 2 penilaian, yaitu tingkat kematian dan kontraksi pertumbuhan ekonomi, kita ada di kuadran kanan bawah di mana kita di bawah 4 negara lain. Yaitu China, Taiwan, Korea Selatan dan Lithuania,” tutur dia.

“Jadi, berdasarkan data ini, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi sesuai arahan Bapak Presiden, rem dan gas kita agak berimbang,” klaimnya.

Data terakhir, jumlah kasus positif corona (Covid-19) di Indonesia per Minggu (11/10) mencapai 333.449 kasus. Angka sembuh berjumlah 255.027 dan pasien meninggal sebanyak 11.844 orang. (ks04)