Keprisatu.com – Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau melantik ratusan pengurus Hulubalang LAM Kepri dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat di Gedung Indera Sakti LAM Kepri, Jalan Agus Salim, Tanjungpinang, Senin (8/6/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LAM Provinsi Kepri, Raja Al Hafiz. Pada kesempatan itu, Endy Maulidi resmi dipercaya sebagai Ketua Hulubalang LAM Provinsi Kepulauan Riau untuk masa kepengurusan awal pembentukan organisasi tersebut.
Acara pelantikan dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Kepri Nyangnyang Haris Pratamura, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kepri, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pengurus LAM dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Hulubalang yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga marwah adat Melayu di Kepulauan Riau.
Menurut Ansar, keberadaan Hulubalang memiliki peran penting sebagai penjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.
“Hulubalang harus menjadi garda terdepan dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan adat budaya Melayu Kepulauan Riau. Ini adalah amanah besar yang diwariskan oleh para pendahulu dan harus terus dijaga oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” ujar Ansar Ahmad.
Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab LAM semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar identitas budaya Melayu tetap kokoh di tengah perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua Hulubalang LAM Provinsi Kepri, Endy Maulidi, mengungkapkan bahwa pembentukan Hulubalang tingkat provinsi merupakan amanat organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LAM.
Menurut Endy, kepengurusan yang baru dilantik ini bersifat awal atau transisi sebelum terbentuknya kepengurusan Hulubalang di seluruh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau. Setelah seluruh daerah memiliki kepengurusan, maka akan dilaksanakan Musyawarah Besar Hulubalang untuk memilih kepengurusan definitif.
“Pembentukan Hulubalang Provinsi Kepri ini merupakan langkah awal. Nantinya setelah seluruh kabupaten dan kota membentuk Hulubalang, akan dilaksanakan musyawarah besar untuk menentukan kepengurusan berikutnya sesuai mekanisme organisasi,” kata Endy kepada awak media usai pelantikan.
Ia menjelaskan, saat ini baru beberapa daerah yang telah memiliki kepengurusan Hulubalang, di antaranya Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun. Karena itu, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi ke daerah-daerah lain yang belum membentuk kepengurusan.
Dalam waktu dekat, Endy bersama jajaran pengurus akan melakukan kunjungan dan koordinasi ke berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau guna mempercepat pembentukan Hulubalang LAM di tingkat daerah.
Dengan terbentuknya Hulubalang LAM Provinsi Kepulauan Riau, diharapkan organisasi tersebut dapat memperkuat peran LAM dalam menjaga kelestarian adat, mempererat persatuan masyarakat Melayu, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter budaya daerah yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal. (abd-tjo)
