Keprisatu.com – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau menyoroti kondisi parkir di Pelabuhan Internasional Seri Bintan Pura, Tanjungpinang, yang dinilai belum mampu mengakomodasi tingginya volume kendaraan, terutama pada jam-jam keberangkatan dan kedatangan penumpang.
Wakil Ketua LAM Kepulauan Riau, Datok Wira Setia Utama H. Nazaruddin, mengatakan keterbatasan lahan parkir membuat masyarakat yang hanya mengantar atau menjemput penumpang sering kesulitan mendapatkan tempat parkir. Kondisi tersebut diperparah dengan masih adanya kendaraan yang menggunakan area parkir sebagai parkir inap.
“Sebagai pelabuhan internasional yang menjadi gerbang utama Kepulauan Riau, pelayanan kepada masyarakat seharusnya menjadi prioritas. Kondisi parkir yang semrawut tentu tidak mencerminkan pelayanan yang prima,” ujar Nazaruddin.
Ia juga menyoroti kebijakan tarif parkir yang tetap dikenakan kepada kendaraan yang hanya melakukan drop off penumpang tanpa menggunakan lahan parkir dalam waktu lama.
“Dengan pendapatan dari sektor parkir, kami berharap PT Pelindo dapat mencari solusi, baik melalui penataan sistem parkir maupun penambahan kapasitas. Jangan sampai masyarakat yang menjadi pengguna jasa terus mengalami kesulitan,” katanya.
Selain persoalan parkir, LAM Kepri juga menerima berbagai keluhan masyarakat terkait penggunaan troli barang di Pelabuhan Seri Bintan Pura. Menurut Nazaruddin, penumpang tidak dapat menggunakan troli secara bebas karena harus melalui jasa porter atau panggul barang dengan sistem dua titik transit.
“Fasilitas pelabuhan seharusnya memberikan kemudahan kepada masyarakat. Keluhan-keluhan seperti ini perlu menjadi perhatian agar kualitas pelayanan semakin baik,” ucapnya.
LAM Kepulauan Riau berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat ikut memberikan perhatian terhadap peningkatan fasilitas di Pelabuhan Seri Bintan Pura sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan dan masyarakat ke Kepulauan Riau.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Tanjungpinang selaku pengelola Pelabuhan Seri Bintan Pura diharapkan dapat memberikan tanggapan terkait sorotan LAM Kepulauan Riau terkait pengelolaan area parkir, kebijakan parkir inap, sistem tarif parkir, serta pelayanan fasilitas troli bagi penumpang.
Apabila terdapat penjelasan atau tanggapan resmi dari PT Pelindo, redaksi akan memuatnya pada pemberitaan selanjutnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi. (hrs)
