Gubernur Ansar yakin Kepri tumbuh 3,5 sampai 7 persen.
Gubernus Kepri, H. Ansar Ahmad, SE, MM.

Keprisatu.com – Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, SE, MM yakin perekonomian Provinsi Kepri bisa segera pulih tahun ini. Bahkan ia yakin target pertumbuhan 3,5 sampai 7 persen dari Bappenas, akan Kepri raih akhir tahun.

Untuk meraih target itu, caranya menurut Ansar, dengan membentuk imunitas kolektif masyarakat. Kepri harus memperluas vaksinasi hingga ke pelosok pulau.

Dalam rangka memaksimalkan vaksinasi itu pula, Gubernur Ansar menunjukkan kesungguhan dan komitmennya selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Natuna. Dari Ranai rombongan Gubernur kemudian nyebrang lagi ke Pulau Sedanau, Bunguran Barat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam melalui jalur laut dengan kondisi gelombang yang cukup besar.

Ikut mendampingi Gubernur Ansar, yaitu Danrem 033 Wirapratama, Danlantamal 1V Tanjungpinang, Kajati Kepri, perwakilan dari Polda Kepri serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri.

“Akibat pandemi, ekonomi lumpuh, interaksi sosial terbatas dan sebagainya. Satu-satunya cara paling efektif menghentikan penyebaran covid, adalah dengan vaksinasi. Makanya hari ini saya di sini ingin memastikan anak-anak di sini mendapatkan vaksin semua,” kata Gubernur mengedukasi para pelajar di SMAN 1 Sedanau, Bunguran Barat, Natuna, Rabu (7/7/2021).

Gubernur Ansar juga menyampaikan visi-misi kerjanya bersama Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina kepada para pelajar, yakni ingin mewujudkan Provinsi Kepri yang sejahtera, berdaya saing dan berbudaya. Adapun kunci mewujudkan kesejahteraan adalah dengan memperkuat dunia pendidikan. Selanjutnya dunia pendidikan akan mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing tinggi, jika berbadan kuat dan sehat. Oleh sebab itu, lanjut Gubernur, imunitas kolektif harus segera terwujud saat pandemi seperti saat ini.

Pemerintah Pusat saat ini sedang fokus memberikan vaksin untuk remaja usia 12-17 tahun, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui).

“Vaksin ini sangat penting untuk kekebalan tubuh.  Berdasarkan data kematian yang tersebab Covid-19 di Kepri, bahkan Indonesia 95 persen karena belum vaksin. Sedangkan 0,5 persen sudah  vaksin, tapi memang ada penyakit bawaan,” sebut Gubernur Ansar.

Khusus untuk target vaksin remaja usia 12-17 tahun di Bunguran Barat sebanyak 544 anak, atau di seluruh Natuna berjumlah 6.800. Adapun untuk seluruh Kepri jumlah remaja yang akan  vaksin berjumlah 227.331.

Untuk para pelajar, lanjut Gubernur, akan vaksin di sekolah masing-masing. Sedangkan yang tidak sekolah, akan pemerintah sasar melalui kades dan lurah setempat. (ks04)