Calon Bupati Karimun Aunur Rafiq nilai Kampanye Dialogis di Masa Pandemi Covid-19 lebih efektif

Keprisatu.com – Calon Bupati Karimun Aunur Rafiq menilai Kampanye Dialogis di Masa Pandemi Covid-19 yang dianjurkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebih efektif dibandingkan kampanye di Pilkada sebelumnya.

Seperti diketahui, pada masa Pandemi Covid-19, Kampanye Pilkada 2020 dilakukan pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 atau munculnya klaster baru.

Rafiq mengakui dalam menjalani tahapan kampanye di masa pandemi Covid-19 cukup melelahkan. Hal itu, karena banyaknya pembatasan- pembatasan yang harus dilaksanakan para calon disaat berkampanye.

Salah satu pembatasan itu antara lain, peserta kampanye paling banyak 50 orang. Selain itu, masa kampanye di Pilkada sebelumnya lebih panjang yakni 6 bulan, kini hanya 2 bulan saja.

“Capek juga, dulu masa kampanye 6 bulan dan kita tidak perlu cuti. Saat ada acara bisa sambilan turun,” kata Rafiq, Rabu (7/10/2020).

Ia mengatakan, sela masa kampanye Pilkada 2020 pihaknya gencar melakukan kampanye dialogis dengan turun ditengah-tengah masyarakat.

“Satu hari itu bisa belasan tempat. Kita libur hanya di Jumat saja, tetapi minggu lain bahkan kita tidak libur,” katanya.

Namun dibalik keterbatasan kampanye di masa Covid-19 tersebut, Rafiq mengatakan ada hikmah yang Ia peroleh. Ia mengaku dapat secara langsung menjalin komunikasi dengan masyarakat.

“Kita melihat dengan kampanye dialogis ini kedekatan dengan dengan masyarakat lebih terbangun. Kalau dulu kampanye monologis, kita menghimpun masyarakat ribuan orang. Tapi kita tidak dapat berdialog secara langsung,” katanya.

Ia mengatakan, dengan keterbatasan peserta yang hadir, maka dirinya bisa mendengarkan secara langsung apa keluhan dan yang dibutuhkan masyarakat.

“Kita bisa tau langkah-langkah yang akan kita ambil jika terpilih nanti,” katanya. (ks12)

Editor : Tedjo