Gubernur Kepri Ansar Ahmad memeroyeksikan perekonimian Kepri rebound pada awal 2022.
Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE, MM saat bertemu dengan beberapa pengusaha di Graha Kepri, Jumat malam (2/4/2021).

Keprisatu.com – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM memeroyeksikan perekonomian bumi Segantang Lada ini rebound pada awal 2022. Di awal tahun itu, pertumbuhan ekonomi Kepri sudah tumbuh dengan angka 3-4 persen.

Angka proyeksi ini Ansar ungkapkan saat bertemu dengan beberapa pengusaha di Graha Kepri, Kota Batam, Jumat malam (2/4/2021). Ansar menyebutkan konsumsi rumah tangga dan pemerintah, serta investasi dan ekspor akan mendukung terealisasinya proyeksi rebound (naik kembali) tersebut.

”Eksistensi dunia usaha salah satu faktor penting dalam mendorong recovery perekonomian Kepri. Ini salah satu pointer yang perlu kita perhatikan,” katanya.

Untuk itu, dia mengaku tidak akan tinggal diam dengan keluhan-keluahan yang pengusaha Kepri alami. Apa pun jalannya, jika ada keluhan, dia akan memperjuangkannya ke pemerintah pusat.

Sebagaimana Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal tahun 2021 mengeluarkan data pertumbuhan ekonomi Kepri tahun 2020 yang telah jatuh sangat dalam. Perekonomian terperosok ke minus 3,80 persen pada tahun 2020.

Angka pertumbuhan ini terburuk kedua di Indonesia setelah Bali. Sehingga Kepri kini menjadi sorotan nasional. Kepri yang selama ini menjadi kebanggaan dan pernah jaya dengan pertumbuhan selalu di atas nasional, kini kalah dengan tetangga-tetangganya. Dari sisi angka pertumbuhan, Kepri sudah kalah dengan tetangganya Riau, Jambi, dan Bengkulu.

Dari sisi pariwisata Kepri juga berdarah-darah. Bahkan pariwisata Batam lebih parah dari Bali. Begitu juga dengan Bintan, hancur sepanjang tahun 2020 gegara pandemi covid-19. (ks04)

BACA BERITA LAINNYA:

Cen Sui Lan Kejar Kementerian PUPR Bangun Fly Over Batam dan Jalan Nasional di Karimun

APBD Kepri Defisit Lagi, Direstrukturisasi Lagi

Beginilah Prediksi Kondisi Indonesia 2045