Keprisatu.com – Majelis Wilayah (MW) KAHMI Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Sekretariat Bersama HMI dan KAHMI, Jalan Sei Sulam KM 8, Tanjungpinang, Ahad (21/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program kerja organisasi yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.
Puluhan warga tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari untuk mengikuti layanan kesehatan yang disediakan panitia. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan utama berupa khitanan massal mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
Sedikitnya 30 anak mengikuti sunatan massal yang ditangani oleh tenaga medis dan paramedis yang didatangkan dari Puskesmas Sei Jang, Tanjungpinang. Sebagian besar peserta berasal dari keluarga kurang mampu yang mendapatkan layanan tanpa dipungut biaya.
Ketua MW KAHMI Provinsi Kepri, Dr. Suryadi, mengatakan kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian KAHMI terhadap masyarakat sekaligus implementasi dari program kerja organisasi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga pelayanan sosial.
“Bakti sosial ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang telah kami susun dalam program kerja MW KAHMI Kepri. Kami ingin kehadiran KAHMI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama melalui kegiatan kemanusiaan seperti sunatan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Dr. Suryadi dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa setelah kegiatan bakti sosial, MW KAHMI Kepri juga akan menggelar diskusi publik pada Rabu mendatang dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah, termasuk tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, Huzrin Hood.
“Melalui diskusi publik nanti, kami berharap lahir berbagai gagasan konstruktif untuk pembangunan Kepulauan Riau. Salah satu narasumber yang akan hadir adalah Huzrin Hood, yang memiliki peran penting dalam sejarah pembentukan Provinsi Kepri,” tambahnya.
Kegiatan diskusi tersebut dijadwalkan berlangsung di Aula Kampus UMRAH Tanjungpinang dan akan dihadiri oleh tokoh-tokoh HMI, alumni KAHMI, akademisi, serta sejumlah tokoh masyarakat yang sebelumnya aktif di organisasi mahasiswa tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia, Arifin, menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan peserta khitanan, mulai dari pelayanan medis hingga bantuan pascatindakan untuk mendukung proses pemulihan anak-anak.
“Setelah dikhitan, seluruh peserta mendapatkan obat-obatan, vitamin, dan bingkisan yang telah disiapkan panitia. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan,” kata Arifin.
Melalui rangkaian kegiatan sosial dan intelektual tersebut, MW KAHMI Kepri berharap dapat terus memperkuat perannya sebagai organisasi alumni yang aktif berkontribusi bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah melalui aksi nyata dan pemikiran yang konstruktif. (tjl)





