Beranda Batam Usung Tema “Berpancang Amanah, Bersauh Marwah”, Kadin Kepri Siap Gelar Pelantikan Pengurus...

Usung Tema “Berpancang Amanah, Bersauh Marwah”, Kadin Kepri Siap Gelar Pelantikan Pengurus Baru

It Mustava, Ketum Kadin Kepri Terpilih

Keprisatu.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau mematangkan seluruh persiapan menjelang pelantikan Dewan Pengurus Kadin Kepri masa bakti 2026–2031 yang akan digelar di Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (16/6). Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi dalam memperkuat peran dunia usaha di Kepulauan Riau selama lima tahun mendatang.

Pelantikan kali ini mengusung tema “Berpancang Amanah, Bersauh Marwah”. Kadin Kepri menyiapkan konsep yang berbeda dibandingkan periode sebelumnya dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada prosesi pengukuhan pengurus, tetapi juga peningkatan kapasitas organisasi melalui pembekalan khusus bagi seluruh pengurus yang akan dilantik.

Pembekalan tersebut akan diberikan langsung oleh jajaran Kadin Indonesia sebagai bekal dalam menjalankan program kerja dan memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan yang solid dan siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi di daerah maupun nasional.

Ketua Kadin Kepri terpilih, Mustava, mengatakan seluruh persiapan pelantikan telah rampung. Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, dijadwalkan hadir dan memimpin langsung prosesi pelantikan pengurus Kadin Kepri masa bakti 2026–2031. Dengan dukungan penuh dari Kadin Indonesia, pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang kuat bagi kepengurusan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kepulauan Riau.

“Insya Allah Ketua Umum Kadin Indonesia akan hadir langsung melantik pengurus Kadin Kepri periode 2026–2031. Selain itu juga hadir gubernur, wakil gubernur, kepala daerah, pimpinan DPRD, Forkopimda, serta unsur dunia usaha,” ujar Mustava, Minggu (14/6).

Selain Anindya Bakrie, acara juga akan dihadiri Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, pimpinan DPRD, kepala OPD Provinsi Kepri, para bupati dan wali kota se-Kepri, serta jajaran dewan pembina dan dewan penasihat Kadin.

Digelar di Kantor Gubernur

Mustava menjelaskan, pelantikan sengaja digelar di lingkungan Kantor Gubernur Kepri, bukan di hotel sebagaimana lazim dilakukan organisasi lainnya.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan arahan Kadin Indonesia agar kegiatan strategis organisasi semakin dekat dengan pemerintah daerah sebagai mitra utama dalam pembangunan ekonomi.

“Sesuai SOP Kadin, pelantikan dan agenda organisasi kini diarahkan tidak lagi dilaksanakan di hotel. Tujuannya memperkuat sinergi antara Kadin dan pemerintah daerah,” katanya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mempercepat investasi, pengembangan industri, perdagangan, serta sektor jasa yang menjadi penopang utama perekonomian Kepri.

Pengurus Dapat Pembekalan

Pelantikan tahun ini juga akan diawali pembekalan khusus dari pengurus Kadin Indonesia.

Materi yang diberikan mencakup arah kebijakan organisasi, strategi penguatan dunia usaha daerah, hingga peran Kadin dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dan daerah.

“Ini yang menjadi pembeda. Sebelum pelantikan akan ada pembekalan sekitar satu jam sehingga seluruh pengurus langsung memahami tugas dan program organisasi ke depan,” ujar Mustava.

Ketum Kadin Kunjungi Pulau Penyengat

Usai pelantikan, Anindya Bakrie dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda bersama Gubernur Kepri.

Rangkaian kegiatan meliputi kunjungan ke Pulau Penyengat sebagai kawasan bersejarah Melayu, serta meninjau Dekranasda Kepri untuk melihat potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah sebelum kembali ke Jakarta pada hari yang sama.

Bidik Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kepengurusan baru Kadin Kepri menargetkan peran yang lebih aktif dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Mustava mengatakan Kadin siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepri untuk memperkuat investasi, meningkatkan daya saing industri, memperluas peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7,48 persen pada 2025 menjadi modal untuk mendorong pertumbuhan hingga 8 persen pada 2026.

“Kami berharap Kadin Kepri dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi. Target kami pertumbuhan ekonomi Kepri bisa menembus 8 persen,” katanya.

Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif. (*tjl)