
Keprisatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten karimun akan menggelar simulasi pencoblosan. Simulasi ini dilakukan sebagai upaya untukmamatangkan persiapan dan menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 lalu.
Rencananya, simulasi itu akan dilakukan di Alor Jongkong Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing, Minggu (22/11) mendatang. Rencananya simulasi pencoblosan itu, KPU Karimun akan mengundang Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karimun Herry Andrianto.
“Simulasi pencoblosan akan kita gelar pada 22 November mendatang, dipusatkan di Alor Jongkong, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing. Nanti akan turut dihadiri Pjs Bupati Karimun,” kata Ketua KPU Karimun, Eko Purwandoko, Kamis (19/11).
Kegiatan simulasi itu menjadi salah satu alasan KPU Karimun untuk menunda pelaksanaan Debat Publik Putaran III Paslon Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tahun 2020, yang seharusnya digelar 22 November menjadi 28 November mendatang.
Eko mengatakan, simulasi pencoblosan tersebut akan dibuat sebaik mungkin menyerupai pencoblosan sebenarnya. Hal itu bertujuan untuk mengetahui hal-hal yang perlu dievaluasi, terlebih mengenai penerapan protokol kesehatan Covid-19, petugas mengenakan masker, face shield, sarung tangan, pengaturan jarak antara satu masyarakat pemilih dengan lainnya.
“Meski namanya simulasi tapi kami akan buat sebaik mungkin menyerupai pencoblosan sebenarnya,” kata Eko.
Ia juga mengatakan, pihaknya juga akan menyiapkan bilik khusus untuk Covid-19 di 555 TPS yang tersebar di 12 kecamatan wilayah Kabupaten Karimun. “Benar, tidak hanya satu. Semua TPS kita, ada sebanyak 555 TPS se Kabupaten Karimun. Itu semua nanti ada bilik khusus Covid-19,” kata Eko.(ks12)
Editor : Aini