Beranda Batam Tiga Hari Penggalangan Dana, KSOP dan Perusahaan Maritim Batam Kirim Bantuan Empat...

Tiga Hari Penggalangan Dana, KSOP dan Perusahaan Maritim Batam Kirim Bantuan Empat Kontainer ke NTT

Keterangan Foto: Kepala KSOP Batam Takwim Masuku, Saat Melakukan Penyegelan Kontainer Bantuan di Pelabuhan Bintang 99, Batuampar, Rabu (26/8) sore.

Batam, Keprisatu.com – Kepedulian masyarakat maritim Batam terhadap warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui aksi gotong royong. Sebanyak lima kontainer bantuan kemanusiaan dilepas dari Dermaga Pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar, Batam, Rabu (26/8) sore.

Pelepasan bantuan dipimpin langsung Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Takwim Masuku, dan dihadiri sejumlah stakeholder pelabuhan serta masyarakat yang bergerak di sektor kemaritiman.

Bantuan tersebut berhasil dikumpulkan hanya dalam waktu tiga hari melalui aksi solidaritas bersama berbagai perusahaan dan stakeholder maritim di Batam. Barang-barang yang terkumpul kemudian dikemas dalam lima kontainer untuk dikirim kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah NTT.

“Alhamdulillah, dalam waktu tiga hari hari ini sudah terkumpul lima kontainer. Bantuan ini merupakan sumbangan dari stakeholder maritim yang ada di Batam,” ujar Takwim saat melepas bantuan.

Dari total bantuan tersebut, beras menjadi salah satu komoditas terbesar dengan jumlah sekitar 17 ton. Selain itu, terdapat berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan lainnya seperti minyak goreng, air mineral, biskuit, makanan siap saji, pakaian, sandal, kompor, tenda terpal, selimut, dan matras.

Bantuan juga menyasar kebutuhan bayi, sanitasi serta perlengkapan kesehatan. Untuk kebutuhan medis, masyarakat maritim Batam mengirimkan obat-obatan, masker, sarung tangan, peralatan medis, serta dua dus vitamin.

Takwim menjelaskan, proses pengiriman bantuan difasilitasi oleh PT Pelni. Dari Batam, bantuan akan diangkut menggunakan kapal Kelud menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sebelum kembali dikoordinasikan untuk melanjutkan perjalanan menuju wilayah NTT.

“Dengan fasilitasi PT Pelni, bantuan ini akan diangkut sampai ke Priok. Dari Priok nanti akan diatur kembali oleh teman-teman Pelni untuk melanjutkan sampai ke tujuan,” katanya.

Menurut Takwim, bantuan dari Batam nantinya akan melanjutkan perjalanan hingga Maumere dan wilayah tujuan lainnya di Flores. Proses pengiriman harus melalui pelabuhan transit, karena bantuan belum dapat dikirim langsung dari Batam menuju daerah terdampak bencana.

Ia berharap, seluruh proses pengangkutan hingga distribusi berjalan lancar sehingga bantuan dapat segera diterima masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana. “Kita harapkan semua ini bisa berjalan dengan baik dan bantuan segera diterima oleh saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.

Takwim juga menyampaikan, apresiasi kepada seluruh stakeholder maritim, perusahaan, para pegawai yang turut menyumbang, serta PT Pelni yang membantu proses pengangkutan.

Menurutnya, terkumpulnya bantuan dalam waktu singkat menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat gotong royong masyarakat maritim Batam untuk membantu saudara-saudara mereka yang sedang tertimpa musibah. (pur)