Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun, Nurhidayat

Keprisatu.com – Baru sehari dilantik, Seorang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, terancam diberhentikan.

PTPS berinisial Ha itu, diketahui kerap kali sering memposting dan mengunggah poster serta tulisan status, dari  salah satu pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karimun. Apa yang dilakukannya, menunjukkan dirinya yang  dinilai tidak netral dan tidak etis sebagai salah satu pengawas pemilu.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun, Nurhidayat ketika dikonfirmasi mengaku masih akan mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan. Menurutnya, saat ini PTPS tersebut baru menjalani pemeriksaan oleh Panwascam Tebing.

Pihaknya harus berhati- hati dalam mengambil tindakan lebih lanjut terkait statusnya. “Saya masih dikapal tujuan Karimun. Hari ini juga akan kami selesaikan,” ujar Dayat saat dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya, Selasa (17/11/2020).

Dia mengatakan, Pengawas TPS sejatinya harus netral atau tidak memihak salah satu pasangan calon. Apabila kedepannya terbukti, maka PTPS itu terancam mendapat pemberhentian sebagai pengawas di Pilkada 2020.

“Kita minta waktu. Tentunya kita harus memastikan beberapa hal sebelum mengambil keputusan,” katanya.(ks12)

Editor : Tedjo