Beranda Batam Ratusan Driver Maxim di Batam Keluhkan Saldo Tak Bisa Diisi, Aktivitas Menarik...

Ratusan Driver Maxim di Batam Keluhkan Saldo Tak Bisa Diisi, Aktivitas Menarik Penumpang Terancam Lumpuh

Pengemudi Maxim di Kota Batam mengeluhkan penghentian layanan pengisian saldo akun, yang selama ini dikelola melalui PT Rifim Internasional Gemilang.

Batam, Keprisatu.com – Ratusan pengemudi Maxim di Kota Batam mengeluhkan penghentian layanan pengisian saldo akun, yang selama ini dikelola melalui PT Rifim Internasional Gemilang. Kondisi tersebut membuat banyak driver tidak lagi dapat menerima pesanan karena saldo akun mereka habis, sehingga aktivitas mencari nafkah terpaksa terhenti.

Penangguhan pengisian saldo itu diumumkan pada Jumat (31/7) malam. Sejak saat itu, para pengemudi yang biasa melakukan top up melalui admin PT Rifim Internasional Gemilang tidak lagi bisa mengisi saldo. Hingga Selasa (4/8), belum ada kepastian kapan layanan tersebut akan kembali dibuka.

Situasi ini, memicu keresahan di kalangan mitra pengemudi. Mereka mengaku kebingungan karena tidak memperoleh penjelasan rinci mengenai penyebab penghentian layanan maupun solusi yang disiapkan untuk para driver yang terdampak.

Di tengah polemik tersebut, muncul dugaan bahwa pengelolaan akun Maxim melalui PT Rifim Internasional Gemilang tidak berjalan sesuai prosedur. Sejumlah driver menduga pengoperasian akun, termasuk akun khusus bandara yang berbayar, dilakukan tanpa sepengetahuan pihak Maxim pusat.

Para pengemudi juga menyebut adanya oknum berinisial B, yang diduga berperan sebagai pengelola akun tersebut. Mereka berharap persoalan ini mendapat perhatian serius agar seluruh mekanisme pengelolaan akun dapat dipastikan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Salah seorang driver Maxim, AR, mengaku banyak rekannya kini kehilangan sumber penghasilan karena tidak bisa lagi beroperasi. Menurutnya, ketidakjelasan informasi justru membuat para driver semakin bingung dan tidak mengetahui langkah yang harus dilakukan.
“Sampai sekarang banyak driver yang tidak bisa beroperasi karena tidak bisa mengisi saldo. Kantor Rifim ini pun tak jelas di mana,” ujar AR.

Keluhan senada disampaikan driver lainnya, RD. Ia mempertanyakan legalitas pengelolaan akun melalui PT Rifim Internasional Gemilang. Menurutnya, apabila sistem tersebut memang resmi, seharusnya tidak terjadi penghentian pengisian saldo tanpa pemberitahuan dan penjelasan yang jelas kepada seluruh mitra pengemudi.

“Kalau memang legal, kenapa pengisian saldo dihentikan? Kalau memang ada masalah, seharusnya dijelaskan secara terbuka atau ditutup serentak,” katanya sambil menggerutu.

Ia juga menambahkan, jangan sampai driver yang dirugikan karena terlihat seolah-olah tidak mau isi saldo, padahal memang tidak bisa. Kalau cara mereka seperti ini seolah-olah ini kemauan driver untuk tidak lagi bergabung atau mematikan akunnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Maxim Batam belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan para driver maupun dugaan yang berkembang. Kepala Cabang Maxim Batam, Tito, yang telah dikonfirmasi juga belum memberikan penjelasan, sehingga para pengemudi berharap segera ada kepastian agar mereka dapat kembali beroperasi dan memperoleh penghasilan. (pur))