Beranda Batam PT. MJK dan LKPA Kelas II Batam Jalin Kerja Sama, Pastikan Pengelolaan...

PT. MJK dan LKPA Kelas II Batam Jalin Kerja Sama, Pastikan Pengelolaan Limbah UCO Hingga Komitmen Dukung Transisi Energi

PT Mitra Jelantah Kepri bersama Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Batam resmi menjalin kerja sama dalam upaya pengelolaan limbah minyak jelantah(UCO).

Keprisatu.com –  PT Mitra Jelantah Kepri bersama Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Batam resmi menjalin kerja sama dalam upaya pengelolaan limbah minyak jelantah(UCO).

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung percepatan transisi energi menuju pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan. (08/07)

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam membangun sistem pengumpulan dan pengelolaan minyak jelantah secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, minyak jelantah atau minyak makan bekas yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan akan dihimpun dan dikelola sehingga memiliki nilai ekonomis sekaligus manfaat bagi terciptanya lingkungan yang bersih dengan mengoptimalkan peran masing-masing pihak.

Direktur Utama PT. Mitra Jelantah Kepri, Tomi Suryadi menyampaikan bahwa pengelolaan limbah UCO merupakan bagian penting dalam mendukung ekonomi sirkular dan pengembangan energi terbarukan. Minyak jelantah (UCO) yang dikelola dengan baik dapat menjadi bahan baku diesel sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

“Kerja sama ini bukan hanya tentang pengelolaan limbah, tetapi juga merupakan bentuk komitmen dalam membangun budaya peduli lingkungan dan mendukung agenda pemerintah transisi energi terbarukan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kerja sama yang dibangun bersama LPKA Kelas II Batam. Ia menilai pencegahan terhadap pencemaran lingkungan adalah tantangan bersama seluruh pihak dan sudah saatnya beralih kepada pemanfaatan energi yang ramah lingkungan.

Sementara itu perwakilan LPKA Kelas II Batam, Bapak Arpiyanto selaku Kepala Seksi Pembinaan, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian lingkungan melalui pengelolaan limbah yang tepat.

Selain menjaga lingkungan, komitmen ini juga diharapkan mampu memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai pentingnya mengelola limbah minyak jelantah dengan baik.

“Sebagai instansi pelayanan publik selain berkomitmen pada
pembinaan warga binaan kami juga berkomitmen dalam pengelolaan lingkungan yang bersih di area Lembaga Pembinaan,” ujarnya

Melalui sinergi ini, PT. MJK dan LKPA Kelas II Batam bertekad untuk mencegah pencemaran lingkungan dengan pengelolaan yang tepat terhadap limbah minyak jelantah untuk kemudian diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Langkah awal ini menjadi penting sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap pemerintah dalam mendorong Indonesia untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. Melalui kolaborasi ini, PT. MJK dan LPKA Kelas II Batam optimistis pengelolaan minyak jelantah dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan serta mendorong pembangunan energi bersih dan meningkatkan kedaulatan energi. (hrs)