Persiapan proses evakuasi jenazah warga Negara Philipina di lautan Indonesia

Keprisatu.com – Jajaran Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai Tanjung Uban, Kabupaten Bintan,  mengerahkan KN Rantos – P.210,  untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan proses evakuasi jenazah seorang awak kapal MV. Fernandina di perairan Batam.

Informasi awal ini  diterima dari VTS Batam, melalui Kasubsi Operasi Capt Deddy Surachmad. Lalu info  diteruskan kepada Komandan Pangkalan PLP Tanjung Uban Capt Handry Sulfian M,M. MMar.

Kemudian  dikoordinasikan ke KSOP Khusus Batam serta KN. Rantos – P.210 yang sedang beroperasi di Wilayah Perairan Batam.  Nakhoda MV. Fernandina  Capt.Vitas Spyridon  menyebut,  kapal yang bermuatan bijih besi ini, mengalami musibah di laut.

Akibat terjadi musibah, menyebabkan  salah seorang awak kapal bernama Binoa Wilberg meninggal dunia dalam pelayaran dari Brazil. Mendiang merupakan warga berkebangsaan Piliphina

Sampai berita ini diturunkan, kapal masih berlabuh jangkar pada koordinat 01° 11.720′ N/ 103° 58.713’E . Direncanakan akan dievakuasi bersama dari KN. Rantos – P.210, KN. 376, Tim Karantina dari Pelabuhan Batam dan Tim Inafis Polda Kepri pada hari Minggu, 8 November 2020. (ks05)

Editor : Tedjo