Tersangka Rs saat digiring di Mapolres Karimun.

Keprisatu.com – Pria berusia 50 tahun, berinisial Rs diketahui tega membacok adik kandungnya, As (46) karena faktor sakit hati. Rs menilai As tidak mengurus anak yang dititipkannya dengan baik, sehingga ia nekat membacok korban parang sepanjang 70 cm.

Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan, mengatakan pelaku dilaporkan oleh istri korban yang tidak lain merupakan adik iparnya. “Pelaku sakit hati dengan korban karena korban mengatakan kepada pelaku tidak mengurus anaknya yang dititipkan selama ini kepada korban. Kemudian terjadi salah paham dan cek cok pun terjadi,” kata Adenan, Jumat (4/12) malam.

Adenan mengatakan, karena merasa tersinggung, pelaku kemudian pulang ke rumah untuk mengambil sebilah parang yang selànjutnya membacok sang adik sebanyak satu kali. Adenan menyebutkan, antara korban As dan Rs mempunyai hubungan keluarga yaitu abang dan adik.

“Mereka saudara kandung. Jadi sang abang ini menitipkan anaknya kepada adiknya, karena sang istri sudah meninggal dunia. Terjadi kesalahpahaman, akhirnya menjadi seperti ini,” katanya.

Pelaku berhasil diamankan polisi satu jam setelah kejadian. Ia pun dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun. Sedangkan korban masih dalam kondisi kritis dan ditangani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani.(ks12)

Editor : Aini