Beranda Batam PLN Batam Ingatkan Bahaya Korsleting, Dapur Jadi Titik Paling Rawan di Rumah

PLN Batam Ingatkan Bahaya Korsleting, Dapur Jadi Titik Paling Rawan di Rumah

(ilustrasi dapur modern)

Keprisatu.com – PT PLN Batam mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menggunakan instalasi listrik di dalam rumah, terutama di area dapur yang menjadi salah satu titik dengan tingkat risiko gangguan listrik cukup tinggi. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pelanggan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.

Melalui edukasi digital yang disebarkan kepada pelanggan, PLN Batam menjelaskan bahwa dapur merupakan area yang paling sering mengalami hubungan arus pendek atau korsleting. Kondisi ini tidak terlepas dari tingginya aktivitas penggunaan berbagai peralatan elektronik dalam satu ruangan.

Beragam perangkat berdaya besar seperti rice cooker, microwave, blender, dispenser, hingga kulkas umumnya digunakan secara bersamaan di dapur. Jika instalasi listrik tidak sesuai standar atau beban listrik melebihi kapasitas yang tersedia, risiko terjadinya korsleting akan semakin besar.

Karena itu, PLN Batam mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, menggunakan peralatan yang memenuhi standar keamanan, serta menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan penghuni rumah dan mencegah terjadinya gangguan kelistrikan yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar.

“Beban listrik yang tinggi membuat area ini lebih rentan mengalami gangguan,” tulis akun resmi PT PLN Batam. Selain tingginya beban listrik, kondisi lingkungan dapur yang identik dengan suhu panas, uap, serta cipratan air juga dapat memengaruhi kualitas kabel maupun stopkontak.

Jika tidak diperhatikan dengan baik, kondisi tersebut berpotensi memicu korsleting yang dapat berujung pada kebakaran atau kerusakan peralatan listrik. Untuk mengurangi risiko tersebut, PLN Batam membagikan sejumlah langkah pencegahan yang dapat diterapkan masyarakat.

Pertama, rutin memeriksa kondisi kabel listrik dan memastikan tidak ada bagian yang terkelupas, rusak akibat gigitan tikus, maupun rapuh karena paparan panas.

Kedua, menghindari penggunaan stopkontak bertumpuk atau membebani satu titik colokan dengan terlalu banyak perangkat listrik karena dapat menyebabkan panas berlebih (overheat).

Ketiga, memastikan area di sekitar stopkontak tetap kering dan menjauhkannya dari sumber air seperti bak cuci piring guna mencegah terjadinya hubungan arus pendek.

Melalui kampanye edukasi ini, PLN Batam kembali menegaskan pentingnya menjaga keselamatan ketenagalistrikan dimulai dari area rumah yang paling sering digunakan sehari-hari.

Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait layanan kelistrikan, pengecekan tagihan, maupun informasi lainnya dapat mengakses situs resmi PLN Batam di www.plnbatam.com. (tjl)