Keprisatu.com – Ketua Umum Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Pusat, Wiji Hastuti, secara resmi melantik H. Riyanto atau yang akrab disapa Ameng sebagai Ketua Umum MAVI Koordinator Wilayah Kepulauan Riau periode 2025–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Golden View Hotel, Kota Batam, Minggu (25/1/2026).
Pelantikan tersebut disaksikan jajaran pengurus pusat, dewan penasihat, serta pengurus MAVI Kepri. Hadir langsung dari Jakarta jajaran Pengurus Pusat (PP) MAVI, di antaranya Reinhard Pangaribuan (Wakil Ketua I), Luciana Y. Taroreh (Wakil Ketua II), Sugeng Purnomo (Sekretaris Umum PP MAVI), dan Alik Prawignyo (Bendahara Umum).
Baca juga : Rakerprov KONI Kepri 2025, Menyongsong Kemajuan Olahraga di Negeri Segantang Lada
Baca juga : Menuju PORPROV VI, Usep RS: Tanjungpinang Ulang Kesuksesan sebagai Tuan Rumah
Kehadiran Ketua Umum MAVI Pusat bersama jajaran PP MAVI ini menegaskan dukungan penuh organisasi pusat terhadap penguatan MAVI di Kepulauan Riau, sekaligus menjadi sinyal kuat komitmen bersama dalam mendorong pembinaan, soliditas mantan atlet, serta kebangkitan prestasi olahraga voli di daerah.
Pelantikan Pengurus MAVI Korwil Kepri dihadiri Ketum PBVSI Provinsi Kepri Ririn Warsiti yang diwakili oleh Sekum Amri dan juga Ketum PBVSI Kota Batam Biyanto yang diwakili oleh Ketua Harian Heru Mardianto.

Pelantikan juga dihadiri Ketua Dewan Penasehat Dayat Hidayat, Aspawi Nangali, Julius Ferdinan, Tek Khang (Ahui), dan H. Adnansyah. Dari unsur daerah, jajaran pengurus MAVI Korwil Kepri hadir lengkap, menandai soliditas organisasi menyongsong program kerja periode 2025–2029.
Kepengurusan MAVI Korwil Kepri 2025 – 2029 dinahkodai H. Riyanto (Ameng) sebagai Ketua Umum, didampingi Suut Herlambang sebagai Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum Abdul Aziz bersama jajaran pengurus lainnya yang siap mengemban amanah membesarkan organisasi dan berkontribusi bagi kemajuan olahraga voli di Kepulauan Riau.
Dalam sambutannya, Ameng menegaskan komitmennya menjadikan MAVI sebagai wadah pemersatu mantan atlet voli sekaligus ruang pengabdian nyata bagi dunia olahraga. Menurutnya, pengalaman dan jejaring para mantan atlet merupakan modal penting untuk memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet.
“MAVI Kepri harus hadir sebagai organisasi yang solid, bermanfaat, dan aktif berkontribusi. Pengalaman para mantan atlet harus menjadi bekal mencetak atlet-atlet muda berprestasi dan memperkuat pembinaan voli di Kepulauan Riau,” tegas Ameng.
Ia menambahkan, pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran MAVI Kepri, selain sebagai mitra PBVSI Kepri , juga sebagai mitra pemerintah dan pemangku kepentingan olahraga, baik dalam pembinaan prestasi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pelantikan didahului dengan pembacaan SK pengurus MAVI Kepri 2025-2029 oleh Sugeng Purnomo selaku Sekretaris Umum PP MAVI , dilanjutkan dengan prosesi pelantikan oleh Ketum PP MAVI Wiji Hastuti dan dilanjutkan penyerahan Bendera Pataka MAVI.
Ketua Dewan Pembina MAVI Kepulauan Riau, Dayat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan dan pengukuhan kepengurusan MAVI Korwil Kepri. Ia menilai momentum ini sebagai langkah penting untuk menguatkan kembali peran mantan atlet voli dalam mendukung pembinaan dan kemajuan olahraga voli di daerah.
Menurut Dayat, keberadaan MAVI Kepri diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi PBVSI dan pemerintah daerah, khususnya dalam membangun ekosistem pembinaan yang berkesinambungan. “Kami optimistis, dengan soliditas pengurus dan semangat kebersamaan, MAVI Kepri dapat berkontribusi nyata dalam melahirkan atlet-atlet voli berprestasi, sehingga voli kembali berjaya,” ujar Dayat.
Sementara itu, Sekretaris Umum PBVSI Kepulauan Riau, Amri, menyambut positif terbentuknya kepengurusan baru MAVI Kepri. Ia menegaskan bahwa PBVSI Kepri membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan MAVI, mengingat tujuan kedua organisasi sama, yakni memajukan prestasi olahraga voli di Kepulauan Riau.
Amri menilai sinergi PBVSI dan MAVI Kepri semakin kuat karena sejumlah pengurus PBVSI Kepri juga tercatat sebagai pengurus MAVI Kepri. Kondisi ini diyakini akan mempermudah koordinasi, komunikasi, serta penyelarasan program pembinaan dan event voli di daerah.
Dengan kolaborasi yang terbangun tersebut, Amri optimistis PBVSI dan MAVI Kepri dapat saling mendukung dalam menyiapkan atlet, pelatih, serta kompetisi yang berjenjang. Ia berharap kerja sama ini mampu mendorong kebangkitan prestasi voli Kepri, baik di tingkat regional maupun nasional.
MAVI Kepri Hadapi Tantangan Regenerasi dan Pembinaan Dini Voli Daerah
Ketua Umum Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Pusat, Wiji Hastuti, usai melantik menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan MAVI Koordinator Wilayah (Korwil) Kepulauan Riau.
Ia menilai terbentuknya kepengurusan baru ini sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali peran mantan atlet dalam pembinaan dan pengembangan olahraga voli di daerah khususnya untuk usia dini.
Dalam arahannya, Wiji Hastuti menekankan pentingnya sinergi antara MAVI daerah, pemerintah daerah, serta induk organisasi PBVSI. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, terarah, dan berkelanjutan, khususnya dalam pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi.
“Kepulauan Riau memiliki potensi atlet yang luar biasa. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Pak Ameng dan jajaran pengurus, MAVI Kepri mampu menjadi motor penggerak pembinaan sekaligus penguat silaturahmi mantan atlet voli,” ujar Wiji Hastuti. Ia optimistis MAVI Kepri dapat berkontribusi nyata dalam menyiapkan atlet-atlet muda berprestasi.
Wiji juga menjelaskan bahwa MAVI merupakan mitra PBVSI dalam pelaksanaan berbagai kejuaraan nasional kelompok umur, seperti Under 16, Under 17, dan Under 18. Untuk tahun ini, Kejuaraan Nasional Under 18 akan digelar di Jakarta pada Mei 2026, dengan batas kelahiran atlet 1 Januari 2009, dan ke depan pelaksanaannya akan digilir di berbagai daerah.
Selanjutnya, MAVI bersama PBVSI juga telah menyiapkan agenda Kejurnas tahun-tahun berikutnya, termasuk pelaksanaan Kejuaraan Under 16 pada 2027. Wiji berharap Kepulauan Riau dapat ambil bagian aktif dalam setiap kejuaraan tersebut, baik dengan menurunkan tim putra maupun putri, sehingga pembinaan atlet dapat berjalan berkesinambungan.
Lebih jauh, Wiji Hastuti menegaskan bahwa tugas utama MAVI adalah melakukan pembinaan usia dini perbolavolian di Indonesia. Ia mencontohkan sejumlah Korwil MAVI di daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Jawa Tengah yang telah rutin menggelar kejuaraan U15 sebagai agenda resmi, dan berharap Kepri dapat segera menyusul.
Wiji mengaku bangga atas dilantiknya kembali MAVI Kepri setelah sempat vakum pasca Rakernas. Ia berharap momentum ini mampu membangkitkan kembali prestasi voli Kepri, baik indoor maupun voli pantai. “MAVI akan terus bermitra dengan PBVSI, termasuk pada kejuaraan voli pantai dan indoor yang tahun ini digelar di Sumatera Selatan pada Juli. Voli pantai Indonesia terbukti berprestasi, bahkan selalu meraih emas di SEA Games, termasuk emas voli pantai putra pada 2024,” pungkasnya.
Emban Amanah PP MAVI, Riyanto: Targetkan Voli Kepri Tampil di Kejurnas 2026
Pria yang akrab disapa Ameng ini menyatakan kesiapan dan kesediaannya untuk menjalankan seluruh tugas yang dibebankan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari PP MAVI menjadi motivasi kuat bagi dirinya dan jajaran pengurus untuk bekerja secara maksimal dan terarah.
Menurut Ameng, ke depan MAVI Kepri akan menghadapi tugas dan beban yang cukup berat, terutama dalam mendukung pembinaan dan kesiapan atlet menghadapi berbagai agenda nasional. Meski demikian, ia optimistis tanggung jawab tersebut dapat dilaksanakan dengan baik berkat dukungan banyak pihak.
Ia mengaku didukung oleh sesama aktivis voli, pencinta voli, hingga para pelatih yang memiliki semangat dan kepedulian yang sama untuk memajukan olahraga voli di Kepulauan Riau. Kebersamaan ini dinilainya sebagai modal penting dalam menjalankan roda organisasi MAVI Kepri.
Ameng menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh pengurus akan bekerja keras agar setiap arahan dan tugas dari Ketua Umum PP MAVI dapat dilaksanakan dengan baik. Salah satu fokus utama adalah memastikan Kepri dapat mengikuti Kejuaraan Nasional untuk atlet kelahiran tahun 2009 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Ia menyadari bahwa target tersebut tidak dapat dicapai secara sendiri. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi dengan PBVSI Provinsi Kepulauan Riau serta PBVSI Kota Batam menjadi hal yang mutlak dilakukan, mengingat atlet merupakan binaan dan berada di bawah pembinaan PBVSI di tingkat provinsi maupun kota.
Dalam konteks tersebut, Ameng menegaskan posisi MAVI Korwil Kepri sebagai mitra strategis PBVSI. Peran MAVI bukan mengambil alih pembinaan, melainkan memperkuat dukungan, komunikasi, dan sinergi demi terciptanya pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Ia menilai hubungan yang harmonis antara MAVI dan PBVSI akan memberikan dampak positif bagi perkembangan voli di Kepri, baik dari sisi pembinaan atlet muda, peningkatan kualitas pelatih, maupun penyelenggaraan event-event voli yang kompetitif.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi tersebut, Ameng berharap MAVI Korwil Kepulauan Riau dapat berkontribusi nyata dalam mengangkat prestasi voli Kepri, sehingga mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional serta melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan.