Keprisatu.com – Meskipun PT Kimia Farma telah menurunkan tarif GeNose Rp30 ribu dari Rp40 ribu di pelabuhan domestik, tapi masyarakat nilai masih terlalu mahal. Terutama bagi masyarakat yang setiap hari pulang pergi dari Batam ke Tanjungpinang, Tanjung Uban dan ke daerah lainnya di Provinsi Kepri.

“Saya anggap Rp30 ribu masih terlalu mahal,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Siadari, Sabtu (19/6/2021).

Menurut Lagat, harga GeNose Rp30 ribu hanya sekali pergi memang terasa memberatkan masyarakat, belum lagi masyarakat dibebani dengan harga tiket kapal. Lagat memaklumi pemerintah membuat aturan tersebut untuk membatasi mobilitas masyarakat berpergian selama pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Kalau Pulang-Pergi satu orang Rp60 ribu hanya untuk tes GeNose ditambah harga tiket kapal satu hari. Kita kasihan juga beban masyarakat semakin tinggi, terutama mereka yang harus bekerja bolak balik Batam-Pinang atau Batam-Tanjung Uban,” ujarnya.

Lagat menyarankan ke Pemerintah Provinsi Kepri agar tarif GeNose digratiskan buat kepentingan masyarakat. Atau buat kebijakan lainnya yang tentunya bisa memberikan efek positif bagi masyarakat Kepri.

“Kalau kita minta ke Kimia Farma mungkin tidak bisa gratis, tapi pemerintah bisa memberikan subsidi ke masyarakat untuk tarif GeNose ini. Bisa saja antara Pemprov Kepri dengan Pemda kerjasama untuk membayarkan tarif GeNose ini,” ucapnya.

Kata Lagat, dengan pemberian subsidi tarif GeNose yang diberikan pemerintah, maka hal ini bisa meminimalisirkan beredar nya surat GeNose palsu. Hal ini dampak dari ketidakmampuan seseorang ketika hendak membayar tes GeNose di pelabuhan.

“Kenapa bisa beredar surat kesehatan palsu? Ini karena ada seseorang memanfaatkan keadaan dengan memberikan surat keterangan kesehatan palsu dengan bayaran jauh dibawah harga sebenarnya. Kalau digratiskan, secara otomatis tidak akan ada surat kesehatan palsu beredar. Seharusnya Pemda bisa mempertimbangkan hal seperti ini,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, penerapan tes GeNose ini dilakukan di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Pelabuhan Punggur Batam dan Pelabuhan Sekupang Batam
Selain itu, Pelabuhan Roro di Tanjungguban juga menggunakan tes GeNose.(KS10).

Editor : Tedjo