Keprisatu.com – Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak-anak panti asuhan di Tanjungpinang. Kegiatan yang mengusung semangat “berbuka dan berbagi” tersebut berlangsung di Kauman Muhammadiyah KM 8, Tanjungpinang, Jumat petang (13/3).
Kegiatan ini dilaksanakan di penghujung bulan suci Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial pengurus MES Kepri kepada anak-anak yatim piatu. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat sejak awal acara yang dihadiri para pengurus serta anak-anak panti asuhan.
Acara diawali dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh dosen dari STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Satrio. Dalam ceramahnya, ia memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat belajar dan memiliki cita-cita besar untuk masa depan.
Menurutnya, keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan. Ia mengajak anak-anak panti asuhan untuk terus menuntut ilmu dan percaya bahwa suatu hari mereka dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Wakil Sekretaris MES Kepri yang juga Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Kepri, Andi Aliudin, mengatakan kegiatan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak awal Ramadan.
“Namun karena para pengurus memiliki kesibukan masing-masing, maka kegiatan ini baru dapat kami laksanakan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan,” ujar Andi Aliudin.
Ia menambahkan, kegiatan berbuka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan. Selain berbuka bersama, kami juga menitipkan sedikit uang saku sebagai bekal mereka menyambut Hari Raya Idulfitri,” lanjutnya.
Kehadiran rombongan pengurus MES Kepri disambut hangat oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah setempat, Nazaruddin. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian MES Kepri yang telah meluangkan waktu untuk berbagi bersama anak-anak panti asuhan.
“Dalam menyantuni anak yatim piatu merupakan tugas kita bersama sebagai umat Muslim. Anak-anak di panti asuhan tidak boleh merasa sendiri, karena mereka memiliki banyak orang tua yang peduli dan selalu memperhatikan mereka,” kata Nazaruddin.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga anak-anak panti asuhan merasa diperhatikan dan termotivasi untuk terus belajar serta meraih masa depan yang lebih baik.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan diawali dengan ceramah agama, dilanjutkan dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, hingga ditutup dengan salat tarawih berjamaah bersama seluruh peserta yang hadir. (Abdul Haris)
Galeri Kegiatan
