Beranda Batam Ketua Dewan Pendidikan Batam Dukung Ketegasan Li Claudia dalam Penataan Sosial dan...

Ketua Dewan Pendidikan Batam Dukung Ketegasan Li Claudia dalam Penataan Sosial dan Pembenahan Kota Batam

Sekretaris Umum MD KAHMI Batam, Fendi Hidayat,

Keprisatu.com – Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penegakan ketertiban dan penataan sosial yang dilakukan Pemerintah Kota Batam, khususnya oleh Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

Fendi mengajak masyarakat untuk tidak terjebak pada polemik yang dapat mengalihkan fokus dari upaya pembangunan dan pembenahan kota yang lebih substansial.

Menurut Fendi, ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan harus dipahami sebagai bagian integral dari pembangunan karakter kewarganegaraan dan strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Batam adalah kota strategis yang tumbuh pesat melalui keberagaman dan mobilitas penduduk yang tinggi. Tantangan urbanisasi, ketertiban sosial, serta pengelolaan ruang publik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan. Ketegasan pemerintah dalam menegakkan aturan harus dilihat sebagai upaya umtuk membangun budaya tertib, tanggung jawab sosial, dan kesadaran kolektif sebagai warga negara,” ujar Fendi.

Akademisi Universitas Batam ini juga menekankan bahwa pendidikan kewarganegaraan mengajarkan keseimbangan antara kebebasan individu dan tanggung jawab bersama. Ketegasan penegakan aturan, kata Fendi, merupakan bentuk pendidikan sosial yang membentuk masyarakat sadar hukum, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Fendi memuji sinergi kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra yang dinilainya berhasil memadukan pembangunan fisik dengan penataan sosial yang tertib dan berkeadilan.

“Di bawah kepemimpinan Bapak Amsakar Achmad dan Ibu Li Claudia Chandra, Batam semakin menunjukkan wajah sebagai kota yang dinamis, tertib, dan berdaya saing. Ketegasan ini bukan sekadar penegakan aturan, melainkan upaya nyata membangun budaya disiplin dan tanggung jawab kolektif,” katanya.

Langkah penataan sosial yang dilakukan pemerintah daerah, menurut Fendi, juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 4 (pendidikan berkualitas), Tujuan 11 (kota dan permukiman berkelanjutan), serta Tujuan 16 (perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat). Ia menambahkan bahwa lingkungan sosial yang tertib sangat penting untuk mendukung ekosistem pendidikan karakter bagi generasi muda.

Meski demikian, Fendi menegaskan pentingnya komunikasi publik yang inklusif dan bijaksana dalam setiap implementasi kebijakan agar tetap terjaga harmoni sosial.

“Pembangunan daerah yang berkelanjutan memerlukan keberanian pemimpin menegakkan aturan untuk kepentingan jangka panjang, namun komunikasi yang membangun persatuan tetap harus menjadi prioritas,” ungkapnya.

Dewan Pendidikan Kota Batam mendukung sepenuhnya setiap kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan menciptakan masyarakat lebih tertib, sadar hukum, dan berdaya saing, selama dilaksanakan dengan prinsip keadilan dan penghormatan terhadap seluruh warga.

“Batam membutuhkan sinergi antara pendidikan, pemerintahan, dan masyarakat untuk membangun peradaban kota yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Kemajuan Batam bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter bangsa yang bermartabat,” tutup Fendi. (KS03)