Cagub Kepri, Soerya Respationo , saat berkampanye di Kundur , Kabupaten Karimun(foto : istimewa)

Keprisatu.com – Masa masa menjelang hari tenang sebelum hari pencoblosan pada pilkada Kepri 9 Desember 2020, dimanfaatkan untuk terus menjalin komunikasi bersama warga di Kepri.

Hal ini dilakukan Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nomor Urut 1 Dr H Muhammad Soerya Respationo, sangat menikmati masa kampanye di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun.

Selama tiga hari, dia menggelar kampanye di pulau terbesar di Kabupaten Karimun itu dari Senin hingga Rabu (30/11-2/12/2020) kemarin.

Soerya mendapat begitu banyak curahan hati masyarakat. Tidak hanya masyarakat awam, curhatan juga datang dari tokoh masyarakat setempat.

Salah satunya tokoh masyarakat Pulau Kundur yakni Muhammad Rasyid Tab.  Sebagai perwakilan dari Rumpun Melayu SInergi, Rasyid Tab menaruh harapan besar kepada pasangan Calon Gubernur Kepri Soerya Respationo – Iman Sutiawan.

Salah satunya perihal wacana Pulau Kundur pisah dari Kabupaten Karimun dengan membentuk kabupaten sendiri yakni Kabupaten Kepulauan Kundur.

Keinginan Kundur menjadi kabupaten sebenarnya sudah pernah digaungkan beberapa tahun lalu.  Bahkan usulan Kundur jadi kabupaten sudah pernah disampaikan ke anggota DPR RI.

Namun saat itu keinginan menjadikan Pulau Kundur pisah dari Kabupaten Karimun dengan menjadi kabupaten sendiri bertepuk sebelah tangan.

Kini cita-cita itu kembali coba digaungkan. Berbagai macam persiapan yang dilakukan seperti upaya meningkatkan rasio jumlah kecamatan untuk dapat dimekarkan sebagai Kabupaten Kepulauan Kundur.

Dikatakan Rasyid Tab, tahun 2014 lalu sudah dibahas di DPR RI, bahkan Pulau Kundur sudah masuk ranking delapan.  Artinya sudah jadi urutan prioritas dan tinggal disahkan saja menjadi sebuah kabupaten.

Tapi karena ada moratorium, sehingga ini terhenti sementara. Rasyid Tab mendoakan Soerya Respationo sukses di Pilkada Kepri, 9 Desember mendatang.

Jika Soerya terpilih sebagai Gubernur Kepri 2021-2024, Rasyid Tab berharap keinginan Kundur menjadi kabupaten dapat diwujudkan.

Ia beralasan Soerya Respationo memiliki koneksi ke pemerintah pusat seperti kepada Presiden Jokowi, para menteri dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Mudah-mudahan Soerya Respationo menjadi Gubernur Kepri, yang dikenal sangat dekat dengan pemerintah pusat, baik itu dengan Presiden Joko Widodo maupun dengan para Menteri. Sehingga saya dan seluruh masyarakat Kundur berharap, agar keinginan menjadi sebuah Kabupaten baru ini, dapat diselipkan Romo ke pusat.

Karena ini tinggal di tangan Gubernur yang memberikan gambaran dan penjelasan ke Menteri sampai ke Presiden,” kata Rasyid Tab saat mengikuti kampanye dialogis calon Gubernur Kepri Soerya Respationo di restoran Nona Singapura, Pulau Cinta Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, Selasa (1/12/2020) pagi.

Dengan kata lain lanjut Rasyid Tab, tinggal tangan Soerya Respationo yang menjadi penentu untuk melakukan loby ditingkat pusat. Dengan harapan, jika Kabupaten Kepulauan Kundur terbentuk, maka semuanya akan ikut terdongkrak, terutama warga pesisir Pulau Kundur.

Beberapa upaya arus bawah yang tetap menanti pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur juga sedang bergerak, mulai dari rencana pemekaran Kecamatan baru di wilayah Kecamatan Kundur Barat, tepatnya di sekitar Prayun yang terdapat PT Timah Unit Kundur.

“Kami sedang berjuang dengan teman-teman buruh Timah, dengan harapan agar DPRD Kabupaten Karimun bisa mengesahkan satu kecamatan baru lagi di wilayah Prayun, sebagai Kecamatan pemekaran dari Kecamatan Kundur Barat. Sebagai persiapan, sedang dipersiapkan juga pemekaran Desa Kelayan untuk penunjang agar bisa dimekarkan,” terangnya.

Jika di tingkat desa sudah dimekarkan, kemudian tingkat kecamatan juga sudah dimekarkan menjadi kecamatan baru, sehingga satu pulau Kundur sudah ada empat kecamatan, ditambah dua kecamatan pemekaran lainnya yang sudah dilakukan tahun 2012 lalu, yakni Kecamatan Belat pemekaran dari Kecamatan Kundur Utara, dan Kecamatan Ungar pemekaran dari Kecamatan Kundur.

Maka sudah ada enam kecamatan, tinggal ditambah dengan beberapa kecamatan lain di luar sekitar Pulau Kundur untuk dapat digabungkan ke dalam pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur.

“Kenapa masyarakat menginginkan terbentuknya kabupaten baru bernama Kabupaten Kepulauan Kundur, ya harapannya agar Pulau Kundur dan pulau-pulau lainnya yang sudah dimekarkan jadi kecamatan bisa lebih maju pembangunannya,” kata Rasyid Tab.

Raysid Tab berharap agar masyarakat Melayu dan seluruh masyarakat Pulau Kundur dan sekitarnya, dapat sama-sama memperjuangkan Soerya menjadi Gubernur Kepri periode 2021-2024.

Tidak ada tawar menawar lagi, tidak ada pilihan lagi bagi Rumpun Melayu Bersatu SInergi, kami betul-betul mencintai Soerya Respationo lahir batin, sehingga siap memperjuangkan Romo sebagai Gubernur Provinsi Kepri periode 2021-2024,” ungkap tokoh masyarakat Pulau Kundur ini lagi.

Kampanye dialogis yang digelar Calon Gubernur Kepri, Soerya Respationo digelar selama empat hari di Kabupaten Karimun dimulai sejak Minggu (29/11) di wilayah Pulau Karimun. Hari kedua, Senin (30/11) bergeser ke wilayah Pulau Kundur. Kampanye berlanjut hingga hari Selasa malam (1/12).

Hari keempat, Rabu pagi (2/12), Soerya menggelar kampanye hanya satu titik tepatnya di Pasar Baru Tanjungbatu. Setelahnya sekitar pukul 10.00 WIB dia bersama rombongan akan kembali ke Batam, menggunakan kapal pribadinya. (ks03-r*)

Editor : Tedjo