Batam, Keprisatu.com – Pertumbuhan investasi di Kota Batam perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang bermutu dan kompetensi guru yang terus berkembang. Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat, S.T., M.Kom., menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan perubahan dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan Fendi saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Kegiatan Pengembangan Karier Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (19/10/2026), di Golden View Hotel, Bengkong, Kota Batam. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Batam itu mencakup peningkatan literasi dan numerasi melalui kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran serta pelatihan model-model strategi pembelajaran.

Menurut Fendi, upaya mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi perlu berjalan seiring dengan pembangunan kualitas manusia. Peluang ekonomi yang tercipta dari pertumbuhan investasi akan lebih optimal apabila masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam konteks tersebut, pendidikan berperan membangun fondasi kemampuan, karakter, dan daya saing generasi muda sejak bangku sekolah.
“Ketika pemerintah kota terus berupaya mendatangkan investasi dan memperkuat perekonomian, kita juga harus memastikan bahwa SDM kita siap mengambil peluang tersebut. Investasi perlu diimbangi dengan manusia yang kompeten. Di sinilah pendidikan memegang peranan penting, dan guru menjadi salah satu ujung tombak dalam menyiapkan kualitas SDM masa depan,” ujar Fendi.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari kesediaan guru untuk terus belajar dan memperbarui kompetensinya. Perubahan karakter peserta didik, perbedaan cara belajar, serta perkembangan teknologi menuntut guru mampu menyesuaikan metode pembelajaran. “Pilihan kita sebagai seorang guru adalah harus mau terus belajar dan melakukan upgrade diri. Anak-anak memiliki cara belajar dan karakter yang berbeda-beda. Generasi juga terus berkembang, sehingga guru harus mampu beradaptasi dan menghadirkan pembelajaran yang menarik serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” katanya.
Fendi juga menekankan pentingnya penguatan literasi dan numerasi sebagai kemampuan dasar yang dibutuhkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan mengevaluasi informasi. Sementara itu, numerasi mencakup kemampuan membaca data, menggunakan angka, dan menerapkan penalaran untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari. Menurutnya, kedua kemampuan tersebut perlu dikembangkan melalui seluruh mata pelajaran, bukan hanya dibebankan kepada guru Bahasa Indonesia dan Matematika.
Melalui kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran dan penerapan strategi pembelajaran yang tepat, siswa dapat dilatih menghubungkan pengetahuan dengan persoalan nyata. Fendi mendorong guru memanfaatkan pendekatan berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, diskusi kolaboratif, dan pembelajaran kontekstual agar siswa lebih aktif berpikir, menganalisis informasi, mengolah data, serta merumuskan solusi. Ia berharap pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Batam tersebut tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi menghasilkan perubahan nyata dalam praktik pembelajaran di sekolah.
Sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Fendi menegaskan bahwa pembangunan SDM berkualitas membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, masyarakat, dan dunia usaha. Peningkatan kompetensi guru perlu menjadi investasi jangka panjang agar peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan berpikir kritis, komunikasi, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi. “Guru harus terus bertumbuh karena dunia terus berubah. Ketika guru mau belajar, beradaptasi, dan berinovasi, kita sedang membangun fondasi bagi generasi Batam yang lebih siap menghadapi masa depan,” tutupnya. 9tjl)