Keprisatu.com – Pedagang ayam potong menaikkan harga ayam potong segar di sejumlah pasar tradisional di Batam menjelang perayaan Tahun Baru. Dalam sepekan terakhir, harga ayam potong tercatat menembus Rp47 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp42 ribu hingga Rp44 ribu per kg.
Kenaikan harga tersebut terpantau di beberapa pasar, di antaranya Pasar Botania dan Pasar Summerland. Lonjakan mulai terasa sejak sepekan lalu, namun puncaknya terjadi dalam empat hari terakhir seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang libur akhir tahun.
Abidin , salah satu pedagang ayam potong di Pasar Botania, mengatakan kenaikan harga berlangsung bertahap. “Seminggu lalu masih di kisaran Rp42 ribu sampai Rp44 ribu per kilogram. Empat hari ini naik lagi jadi Rp47 ribu,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Menurutnya kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya stok ayam potong di pasaran. Hal ini berkaitan dengan terganggunya distribusi pasokan akibat libur panjang Natal dan Tahun Baru, sementara permintaan masyarakat justru meningkat.
“Sekarang stok memang terbatas, sedangkan permintaan tinggi. Itu yang bikin harga ikut naik,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelumnya pasokan ayam potong di Batam banyak didatangkan dari Medan dan Jambi. Namun dalam beberapa hari terakhir, pedagang lebih mengandalkan pasokan dari Tanjungpinang karena suplai dari luar daerah tidak sebanyak biasanya.
Meski harga mengalami kenaikan, Indra menyebut daya beli masyarakat masih relatif stabil. Aktivitas pembelian di pasar tradisional masih terlihat ramai, terutama untuk kebutuhan rumah tangga menjelang perayaan akhir tahun.
Pantauan di Pasar Summerland, harga ayam potong segar berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram. Adi, pedagang setempat, menilai kenaikan harga ayam menjelang akhir tahun merupakan kondisi yang hampir selalu terjadi setiap tahun, dipicu oleh meningkatnya permintaan dan pasokan yang tidak selalu stabil. (lis)




