Pengurus Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kepri 2021-2025

Keprisatu.com – Kepengurusan Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kepri 2021-2025 resmi terbentuk. Farid Irfan Siddik terpilih sebagai Ketua PGSI Kepri periode 2021-2025.

Wakil Sekretaris KONI Kepri Amri, dalam Musorprov PGSI Kepri, Farid Irfan Siddik terpilih sebagai Ketua PGSI Kepri periode 2021-2025. Kata Amri, Farid merupakan sosok muda yang punya kepedulian tinggi pada gulat. Ia juga keinginan untuk membesarkan olahraga gulat di Kepri.

“PGSI Kepri sendiri telah berakhir masa kepengurusannya 2020 lalu. Karenanya, PGSI Kepri menggelar Musorprov di Ranger Fighting, Minggu (27/6/2021),” kata Amri saat kepengurusan baru menyerahkan hasil Musorprov PGSI Kepri pada KONI Kepri, Senin (5/7/2021).

Amri menegaskan jika kepengurusan baru memiliki tugas yang lumayan berat. Pasalnya, selain membenahi organisasi, tugas yang disandang kepengurusan baru adalah bisa meloloskan atlet Kepri ke PON 2024 di Aceh-Sumut.

“KONI Kepri memberikan apresiasi atas terlaksananya Musorprov PGSI Kepri. Sempat mengalami kevakuman selama satu tahun, kini kepengurusan baru telah terbentuk. Selain itu PGSI Kepri punya prestasi pernah meloloskan atletnya ke PON 2021 Riau,” ujarnya.

Amri menegaskan, jika KONI Kepri akan segera menindaklanjuti penyerahan hasil Musorprov PGSI dan segera menerbitkan surat rekomendasi. “Agar PB PGSI segera menerbitkan SK pengurus PGSI Kepri periode 2021-2025,” tegas Amri.

Sementara itu, Ketua PGSI Kepri Farid Irfan Siddik menyatakan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Terima kasih pada kepengurusan sebelumnya, dan juga pada insan gulat Kepri yang telah memberikan kepercayaan,” tuturnya.

“Kevakuman kepengurusan PGSI kepri selama satu tahun membuat ruang kosong dalam pembinaan gulat di Kepri. Ini adalah tugas berat bagi kepengurusan selanjutnya untuk mengembalikan dan mengembangkan kepercayaan pembinaan gulat Kepri,” papar Farid.

Selain itu, Farid berjanji untuk memperkuat sistem dalam PGSI Kepri agar bisa mempersembahkan atlet gulat yang berprestasi baik itu di tingkat nasional, dan internasional.

“Target yang diberikan KONI Kepri akan menjadi fokus PGSI Kepri dalam pembinaan gulat. Tetapi untuk mewujudkannya diperlukan kerja sama semua pihak,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Farid menjelaskan jika pihaknya akan berusaha untuk memperbaharui kembali SK pengurusan PGSI kabupaten/kota yang sudah berakhir.

“Selain itu juga akan membentuk kepengurusan di kabupaten/kota yang belum ada. PGSI Kepri memiliki target jangka pendek untuk bisa dipertandingkan dalam Porprov tahun depan. Selain itu juga untuk berusaha melahirkan bibit-bibit atlet gulat baru di Kepri,” ucapnya.

PGSI Kepri sendiri hingga saat ini telah memiliki anggota di empat kabupaten/kota di Kepri. Yakni Kota Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan. Sementara itu, jumlah atlet yang menjalani pembinaan mencapai 20-25 atlet.(KS10).

Editor : Tedjo