Walikota Tanjungpinang, Rahma

Keprisatu.com – Jumlah warga Tanjungpinang yang terkonfirmasi Covid-19 mencaopai 2 orang, Minggu (18/10/2020). Hal ini disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.I.P. usai  acara peringatan HUT ke 19 Otonom Kota Tanjungpinang.

“Dua orang pasien terkonfirmasi Covid-19 tersebut dengan Nomor 332, laku-laki berusia 39 tahun, dan Nomor 333, perempuan berusia 24 tahun, keduanya warga Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur,” ujar Rahma.

Kedua pasien tersebut terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di RSKI Galang. “Tidak bergejala, pasien mempunyai riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi Nomor 326. Saat ini kedua pasien sudah diisolasi di RSUD RAT,” ungkap Rahma.

Atas kasus ini , Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang bersama Puskesmas langsung melakukan skrining dan tracing kepada orang-orang yang mempunyai riwayat kontak erat dengan kedua pasien tersebut.

“Bila memenuhi kriteria kontak erat, maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di BTKL PP Batam,” jelasnya.

Dia mengajak seluruh masyarakat Tanjungpinang agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19.

“Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan secara disiplin pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama,” pesannya.

Protokol kesehatan yang dimaksudnya adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman), menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.

“Selama karantina mandiri, yang bersangkutan memakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 2 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun,” pungkasnya.

Rahma mengharapakan pelaku perjalanan, setelah pulang ke rumah, melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke keluarga dan orang-orang di sekitarnya. (ks03)