Keprisatu.com – Usai diamanahi sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMBSDA) Kota Batam, Metra Dinata, ST MT menegaskan akan langsung bergerak mempercepat program pembangunan infrastruktur. Ia menyebut prioritas awalnya adalah memastikan proyek yang sedang berjalan tetap sesuai target, sekaligus memperkuat perencanaan infrastruktur yang berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.
Metra mengatakan pesan utama yang ia terima dari pimpinan adalah menjaga kesinambungan pembangunan. Karena itu, ia berkomitmen memperkuat koordinasi internal dinas serta sinergi dengan instansi terkait agar pekerjaan infrastruktur, khususnya jalan dan pengelolaan sumber daya air, berjalan efektif dan tepat sasaran.
Metra Dinata resmi mengisi posisi Kepala Dinas BMBSDA menggantikan Suhar yang kini menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan. Ia dilantik langsung Wali Kota Batam Amsakar Achmad di lantai IV Engku Hamidah, Kantor Walikota Batam, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan menjadi tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kinerja nyata. Ia menegaskan akan memprioritaskan pelayanan publik melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu mendukung pertumbuhan Kota Batam ke depan.
“Pemko, sudah merencanakan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Sei Beduk dan Nongsa, atau jalan lingkar Selatan,” katanya usai dilantik.
Ia menekankan pembangunan jalan lingkar menjadi prioritas utama untuk mengurai kemacetan dan memangkas waktu perjalanan warga Sei Beduk. “Ini tugas utama yang harus diwujudkan,” ujar Metra.
Soal anggaran proyek multiyears ini, Metra menyebut pihaknya akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat. Pemkot Batam menyiapkan pembangunan jalan sepanjang 9,94 kilometer dengan anggaran Rp130,78 miliar selama tiga tahun. “Hadirnya infrastruktur ini mendukung pembangunan merata di Kota Batam,” tambahnya.
Wali Kota Amsakar menegaskan, realisasi jalan lingkar menjadi kunci peningkatan infrastruktur dan pengurai kemacetan di Sei Beduk. “Jalan lingkar diharapkan bisa mengurai kemacetan di wilayah Sei Beduk,” kata Amsakar. (tjo)
