Calon Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat berkampanye

Keprisatu.com – Calon Bupati nomor urut 1 Aunur Rafiq, paparkan deretan pembangunan semasa kepemimpinannya menjadi Bupati Karimun periode 2016-2020.

Dengan pemaparan itu, Aunur mencoba menepis  isu bahwa tidak ada pembangunan di masa jabatannya  semasa diri Aunur  menjabat sebagai Bupati Karimun bersama Anwar Hasyim sang wakil.

Disela-sela kampanye Dialogis Pasangan ARAH di RT 02 RW 02 Kelurahan Tebing Kecamatan Tebing, Selasa (24/11/2020) , Tim Pemenangan pasangan petahana itu, juga memutar video di satu unit televisi.

Dlam video tersebut, berisikan rekaman sejumlah kegiatan pembangunan di Kabupaten Karimun,  seperti pembangunan jalan, rehabilitasi puskesmas, pembangunan Islamic Center di Tanjungbatu dan rehabilitasi pasar Tanjungbatu, Kecamatan Kundur dan lain-lain.

Tujuan diputarnya video tersebut oleh Tim Pemenangan Arah, untuk membuktikan bahwa  pembangunan di masa Kepemimpinan Bupati Petahana itu juga banyak dilakukan.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu semua dapat melihat sendiri dalam video bahwa di Kabupaten Karimun, sudah ada pembangunan semasa kepemimpinan ARAH,” kata juru kampanye ARAH, Raja Rafiza mengawali kampanye dialogis di Kelurahan Tebing.

Raja Rafiza  meminta kepada masyarakat untuk tidak termakan isu- isu hoaks dan tidak berpaling kepada lain untuk mendukung ARAH melanjutkannpembangunan di Kabupaten Karimun.

“Karimun sudah berubah di masa kepemimpinan ARAH. Jadi buat apalagi yang lain. Sudah, tak payah lagi berpaling ke yang lain,” kata anggota DPRD Karimun Fraksi Golkar itu.

Sementara itu, Calon Bupati Nomor Urut 1 Aunur Rafiq mengakui banyak isu- isu tentang tidak adanya pembangunan di masa jabatannya .

“Kalau ada yang bilang Karimun tak ada pembangunan, itu bohong,” kata Rafiq.

Ia mengaku heran dirinya dibanding-bandingkan dengan dua mantan Bupati Karimun sebelumnya,  Muhammad Sani dan Nurdin Basirun.

“Zaman kami berbeda, almarhum Pak Sani itu meletakkan pondasi. Sementara pak Nurdin itu,  Wakilnya saya selama dua periode.  Masa saya tidak ada saat pak Nurdin membangun, tidak mungkin. Ada pak Nurdin, tentu saya juga ada di situ. Pak Nurdin membangun, saya juga tentu ikut di situ,” kata Rafiq.

Kampanye Dialogis di Kelurahan Tebing itu merupakan kampanye ke 227 selama 52 hari masa kampanye. Ia mengaku, masih banyak lagi titik yang harus ia kunjungi sebelumnmasa kampanye usai.

“Ini merupakan titik ke-227 yang saya kunjungi selama sekitar 52 hari. Masih ada sekitar 10 desa lagi yang belum saya datangi, 7 desa diantaranya ada di Moro,” katanya.

Untuk bergerak ke banyak tempat itu, Rafiq mengatakan dibantu sekitar 7.500 orang relawan. “Saking banyaknya, sebagian ada yang tidak kebagian baju, saya mohon maaf dan untungnya mereka tidak mempermasalahkan,” katanya. (Ks12)

Editor : Tedjo