Barang bukti berupa sabu dan daun ganja kering yang gerhasil disita dari 11 tersangka dan akan dimusnahkan oleh BNNP Kepri.

Keprisatu.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu seberat 6.407,23 gram dan ganja seberat 8.986,60 gram.

Proses pemusnahan barang bukti sabu dilakukan dengan cara direbus. Sedangkan ganja dibakar di dalam mesin incinerators.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Drs. Henry P Simanjuntak mengatakan ada empat kasus yang diungkap dalam dua bulan terakhir di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Wilayah penangkapan berbeda dan ada 11 tersangka yang kesemuanya laki-laki,” ujar Henry di Kantor BNNP Kepri saat melakukan pemusnahan barang bukti.

Wilayah penangkapan antara lain yang pertama di sebuah Warung Desa Leboh RT 001/RW 001 Dusun 1 Kecamatan Belat Kabupaten Karimun, dengan 2 tersangka berinisial JB (35) dan MK (44).

Penangkapan berikutnya dilakukan di Pelantar Pelabuhan Tanjung Riau Kota Batam, dengan 4 tersangka berinisial KI (30) dan  MA (25) WNI, JJ (46), DR (33). Selanjutnya, penangkapan juga dilakukan di Pulau Judah Kota Batam, dengan 2 tersangka berinisial KF (36) dan MM (39).

“Dan yang keempat di depan Kedai Kopi Nusantara Jalan  RE Martadinata, Tanjung Uban Kabupaten Bintan dengan 3 orang tersangka berinisial Jay (26) dan IO (35) dan DA (20),” katanya.

Selain mendapatkan barang bukti narkotika, petugas BNNP Kepri juga mengamankan barang bukti lainnya berupa sepeda motor dan handphone milik para tersangka. Barang bukti yang dimusnahkan tidak seluruhnya dari pengungkapan BNNP Kepri, ada yang merupakan limpahan kasus dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam.

“Atas perbuatannya tersebut tersangka dikenakan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” pungkasnya.(ks15)

Editor : Teguh