Beranda Kepri Berat, Bolak-balik Batam-Pinang GeNose Rp40 Ribu

Berat, Bolak-balik Batam-Pinang GeNose Rp40 Ribu

Sekdaprov Kepri, DR. H. T.S. Arif Fadillah berharap PT Kimia Farma bisa menurunkan harga tes GeNose di Kepri.  atan Gubernur Isdianto
DR. H. T.S. Arif Fadillah, SSos, MSi

Keprisatu.com – Harga tes cepat covid-19 dengan GeNose terasa berat bagi warga Kepri yang bolak-balik Batam-Tanjungpinang. Untuk itu, Pemprov Kepri meminta kepada PT Kimia Farma untuk menurunkan harga GeNose dari Rp40 ribu menjadi Rp20 ribu.

“Ya, kita mendapatkan laporan dari masyarakat yang bolak-balik berangkat terkait harga cek cepat ini cukup memberatkan masyarakat,” ungkap Sekdaprov Kepri, DR. H. T.S. Arif Fadillah, SSos, MSi. Arif merupakan Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri.

Pemprov Kepri mengharapkan agar PT Kimia Farma dapat menyetujui pengajuan penurunan harga tes cepat Covid-19, agar lebih murah. Pasalnya, dengan harga yang ada saat ini sebesar Rp 40.000,- terasa memberatkan masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Arif melanjutkan, penetapan tarif GeNose memang bukanlah menjadi kewenangan Pemprov Kepri, namun pihak pengelola yakni Kimia Farma. Untuk itu, Pemprov menyurati Kimia Farma.

“Kita sudah dua kali menyurati pihak Kimia Farma untuk meminta subsidi GeNose tersebut, ya minimal harganya sama seperti harga tes GeNose di Kereta Api Indonesia-lah sekitar Rp 30.000,-, kita kan tak ada kereta api yang ada kapal laut sebagai transportasi,” tegas Arif, Rabu (2/6/2021) di Tanjungpinang.

Tak hanya itu, Arif juga meminta kepada kimia Farma untuk dapat mengratiskan pada tes kedua GeNose jika pada tes pertama positif.

“Sekarang masih masyarakat bayar dua kali. Kalau untuk Rapid Test Antigen dan PCR, kalau yang dari pemerintah gratis. Sedangkan jika tes mandiri di swasta baru bayar,” katanya dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (3/6/2021). (ks04)