Keprisatu.com –  Perayaan Hari Raya Idul Adha 9 Hijriah 1442 di di Bintan Utara berbeda dengan tahun tahun sebelum ada Covid-19. Pemotongan Hewan Kurban Tahun tahun ini (2021) sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri yang dilanjutkan oleh Surat Edaran (SE) Bupati Bintan No: 003.2/SETDA/870 mengenai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKIM) .

“Selain menjalankan syariat Islam, kali ini kita juga harus mentaati aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah, dimana setiap Mesjid dan Mushola yang melaksanakan Potong kurban harus menerapkan aturan Prokes yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat dan diteruskan oleh Pemerintah Daerah,” terang Camat Binut Firman Setiawan. S.Pi saat dikonfirmasi, Selasa, (20/7/2021).

Acara potong Hewan Kurban saat ini memang kurang meriah, karena tidak ada dihiasi dengan acara masak – masak yang biasanya dilakuan oleh  dan anak anak yang turut serta memeriahkan.

:Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ini juga harus kita taati, karena semua apa yang kita lakukan dampaknya kita juga yang merasakan nantinya,”
kata Firman Setiawan.

Lanjutnya, “Semua ini akan berlalu, begitu juga dengan aturan PPKM, dimana kita harus bisa keluar dari masa Pandemi ini. katanya.

Begitu juga Firman sangat berterimakasih terhadap panitia potong kurban,  panitia potong Hewan kurban di Bintan Utara tetap mentaati Protokol Kesehatan (Prokes) dan Firman juga mengajak masyarakat agar tetap mengikuti prokes, semoga dengan begitu masa Pandemi ini cepat berlalu.  (Ks05).

Editor : Tedjo