Sejak 9 April 2021 sudah bisa dilakukan transaksi nontunai QRIS pembayaran boarding pass di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur. Tampak antrean penumpang membeli tiket.

Keprisatu.com – Pelabuhan Domestikik Telaga Punggur sejak 9 April 2021 lalu, sudah bisa menggunakan metode pembayaran digital berupa QRIS (QR Indonesian Standar).

“Semua konter tiket yang ada di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sudah menyediakan fasilitas QRIS bagi penumpang, sehingga bisa menjadi alternatif untuk pembayaran boarding pass,” ujar Direktur Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Nelson Idris, Jumat (16/4/2021).

Ke depan kata Nelson, perlahan pembayaran digitalisasi ini bisa merambah semua sektor di pelabuhan sehingga lebih efektif dan efisien.

Hal ini dilakukan untuk memberikan alternatif bagi pengguna jasa yang ingin bertransaksi non tunai, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan meminimalisir kontak melalui uang tunai dan meningkatkan transparansi transaksi keuangan.

Petugas Satgas Covid-19 melakukan pemeriksaan kapal domestik di Pelabuhan Telaga Punggur.

Arus Penumpang Turun

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Nelson Idris mengatakan, arus penumpang kapal di Pelabuhan Penumpang Badan Usaha Pelabuhan BP Batam pada Triwulan I 2021, mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

Penurunan jumlah penumpang ini menurut Nelson mencapai 78 persen, yakni dari 2.267.262 penumpang di triwulan I 2020 menjadi 490.173 penumpang pada triwulan 1 2021.

“Kontribusi terbesar yang menyebabkan penurunan jumlah penumpang pada triwulan I 2021 ini karena kebijakan penutupan akses ke negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sehingga, pelabuhan internasional di Batam mengalami penurunan yang sangat drastis,” kata Nelson.

Penurunan jumlah penumpang di lima pelabuhan internasional di Batam mencapai 99 persen, yakni dari 1.403.001 penumpang pada triwulan I 2020 menjadi hanya 13.140 penumpang pada triwulan I 2021, yang didominasi pekerja migran Indonesia (PMI), pemilik long term visa, maupun pelaku perjalanan dinas terbatas.

Penumpang duduk santai menunggu jadwal keberangkatan feri domestik.

Sementara itu, jumlah penumpang di pelabuhan domestik juga mengalami penurunan sebesar 44,8 persen dari triwulan I 2020 sebanyak 864.261 penumpang menjadi 477.033 penumpang dengan didominasi arus penumpang di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur sebesar 53,7 persen.

Sedangkan arus lalu lintas kapal penumpang juga mengalami penurunan sebesar 59 persen dari pencapaian di triwulan I tahun 2020, yakni dari 13.207 call menjadi 5.370 call di triwulan I tahun 2021. (ks03)

Editor: tedjo