Foto ilustrasi Covid-19.

Keprisatu.com – Upaya Batam, Provinsi Kepri dalam memerangi corona nampaknya mengalami kemajuan. Batam kini sudah keluar dari daftar kota bertatus risiko tinggi atau zona merah.

Data peta zonasi risiko penularan Covid-19 yang diakses Keprisatu.com per tanggal 6 November 2020 dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, menunjukkan Kota Batam sudah keluar dari zona merah. Pada pekan sebelumnya atau per tanggal 30 Oktober 2020 masih berada di zona merah.

Kini Kota Batam bertatus risiko sedang atau zona oranye bersama dengan tiga daerah lainnya di Kepri. Empat daerah di Kepri yang berstatus risiko sedang, yakni Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Bintan.

Sedangkan Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna, masih tetap berstatus risiko rendah atau zona kuning. Kabupaten Anambas sejauh ini masih berstatus tidak terdampak atau zona hijau.

Adapun peta zonasi risiko ini dihitung berdasarkan beberapa indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator itu antara lain, penurunan jumlah kasus positif, penurunan jumlah kasus suspek, penurunan jumlah meninggal kasus positif, penurunan jumlah meninggal kasus suspek dan persentase kumulatif kasus sembuh dari seluruh kasus positif & probable serta beberapa indikator lainnya.

Per tanggal 6 November 2020, jumlah kasus konfirmasi di Kota Batam sebanyak 3.137 kasus. Dari jumlah tersebut sebarannya, 601 kasus aktif, 2.454 kasus sembuh, dan 78 kasus meninggal. Sedangkan dilihat dari persentasennya, kasus sembuh mencapai 78 persen, kasus aktif hanya 19 persen, dan kasus meninggal sebanyak 2 persen. (ks04)

editor: arham