Keprisatu.com – Di balik setiap prestasi internasional, selalu ada kisah tentang kerja keras, pengorbanan, dan tekad yang tidak pernah menyerah. Semangat itulah yang mengantarkan perenang asal Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Yoshie Honda, kembali dipercaya memperkuat tim renang Indonesia pada ajang 12th Asian Age Group Championships di Thailand yang akan berlangsung pada 17–21 Juli 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kepulauan Riau. Berdasarkan surat tugas Pengurus Besar Aquatik Indonesia Nomor 283/SJN/V.2026 tertanggal 29 Mei 2026, Yoshie terpilih sebagai salah satu dari 18 atlet terbaik yang akan mengenakan seragam Merah Putih dan bersaing melawan para perenang muda terbaik dari berbagai negara di Asia.
Pemanggilan ini sekaligus membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu membawa atlet daerah menembus level internasional. Dari Batam menuju panggung Asia, Yoshie Honda mengusung harapan besar untuk mengharumkan nama Kepulauan Riau dan Indonesia melalui prestasi di lintasan renang.
Bagi masyarakat Batam dan Kepulauan Riau, pemanggilan Yoshie menjadi bukti bahwa daerah ini mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di tingkat internasional. Di tengah dominasi provinsi-provinsi besar, Yoshie menjadi satu-satunya wakil dari Kepri yang berhasil menembus tim nasional.
Komposisi kontingen Indonesia memperlihatkan ketatnya persaingan. Jawa Timur mengirim delapan perenang, DKI Jakarta lima atlet, Lampung dua atlet, sementara Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, dan Banten masing-masing hanya menyumbangkan satu atlet untuk memperkuat Indonesia.
Pada kejuaraan nanti, Yoshie akan tampil di nomor spesialisasinya, yakni gaya bebas 50 meter, 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Nomor-nomor tersebut selama ini menjadi andalannya dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Menariknya, Yoshie tidak membebani dirinya dengan target medali. Fokus utamanya adalah mempertajam catatan waktu dan meningkatkan performa agar terus berkembang di level elite nasional, di mana saat ini ia telah berada di jajaran lima besar perenang Indonesia.
“Saya sangat bersyukur kembali mendapat kepercayaan memperkuat Indonesia. Kesempatan ini adalah amanah yang besar, dan saya ingin memberikan penampilan terbaik untuk membawa nama baik Kepulauan Riau dan Indonesia di pentas internasional. Saya percaya setiap latihan dan pengorbanan yang dijalani selama ini memiliki tujuan,” ujar Yoshie.
Ia juga mengaku termotivasi untuk menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah. “Saya berharap perjalanan ini bisa memotivasi adik-adik atlet di Batam dan Kepri agar terus berlatih tanpa menyerah. Saya ingin membuktikan bahwa atlet dari daerah juga mampu bersaing dengan yang terbaik di Asia, bahkan dunia, jika memiliki tekad dan disiplin yang kuat,” katanya.
Sesuai agenda yang telah disusun, Yoshie akan bergabung bersama kontingen Indonesia pada 5 Juli 2026 untuk menjalani pemusatan persiapan sebelum seluruh tim bertolak menuju Thailand pada 15 Juli 2026. Lima pelatih nasional yang mendampingi kontingen berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Timur, dengan harapan mampu memaksimalkan kesiapan para atlet menghadapi kejuaraan.
Ketika Yoshie Honda melangkah menuju balok start di Thailand nanti, yang dibawanya bukan hanya target memperbaiki waktu, tetapi juga harapan masyarakat Kepulauan Riau dan Indonesia. Dari kolam renang di Batam menuju arena internasional, kisahnya menjadi pengingat bahwa mimpi besar dapat lahir dari mana saja, selama keberanian, kerja keras, dan ketekunan terus menyertai setiap langkah menuju prestasi. (tjl)




