Polres Karimun catat ada 46 TPS kategori rawan

Keprisatu.com – Jajaran Kepolisian Resor Karimun telah memetakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Karimun yang dianggap rawan saat berlangsungnya Pilkada 2020 pada 9 Desember mendatang.

Setidaknya ada 46 TPS yang dianggap rawan dari 554 TPS yang ada di wilayah Kabupaten Karimun. Dalam penanganannya, Polres Karimun telah menyiapkan pola pengamanan di setiap TPS di Karimun.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pihaknya telah mengategorikan tiga TPS dalam Pilkada 2020 mendatang, antara lain aman, rawan dan sangat rawan.

“Untuk di Kabupaten Karimun sebenarnya rata- rata TPS yang ada itu masih dalam kategori aman. Namun dalam pemetaan kita, ada sejumlah wilayah yang masuk dalam kategori rawan, rawan disini karena jarak saja yakni di daerah Kecamatan Moro,” kata Adenan, Rabu (7/10/2020).

Iq mengatakan, adapun dari hasil pemetaan tersebut, didapatkan sebanyak 46 TPS di wilayah Kabupaten Karimun masuk dalam kategori rawan jarak, sedangkan lainnya masih didalam kategori aman.

“Masih dalam kategori rawan karena jaraknya yang jauh, sehingga membutuhkan pengawalan lebih. Seperti kita ketahui itu di daerah Moro contohnya, dan secara keseluruhan total itu kita mencatat ada 46 TPS,” kata Adenan.

Kabagops Polres Karimun AKP Lulik Febyantara menambahkan, dalam penjagaan TPS saat Pilkada mendatang, pihaknya telah menyiapkan sejumlah pola pengamanan.

Ia menyebutkan, untuk TPS dalam kategori aman Polres Karimun akan menerapkan pola penjagaan 2-10-20, artinya 2 Polisi Menjaga 10 TPS dengan dibantu 20 Linmas.

“Untuk kategori aman pola pengamanan kita 2-10-20, sementara untuk rawan 2-4-2 dan sangat rawan itu 2-1-2,” katanya.

Dalam pengamanan Pilkada 2020 nantinya, Polres Karimun dibantu dengan Polda Kepri akan menurunkan sedikutnya 435 Personil terdiri dari 265 Personil Polres Karimun dan 170 Personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Kepri.

Ratusan personil itu akan mengamankan 554 TPS yang tersebar di 71 Desa 12 Kecamatan wilayah Kabupaten Karimun.(ks12)

Editor : Tedjo