Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaimun, Muhammad Yosli.

Keprisatu.com – Sebanyak 3.979 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun akan menerima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp2,4 Juta. BPUM merupakan bantuan pemerintah dalam bentuk uang yang diberikan kepada pelaku usaha mikro yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Bantuan ini diberikan guna membantu atau sebagai tambahan modal bagi pelaku UMKM untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Karimun, Muhammad Yosli, mengatakan pada masa pandemi Covid-19, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UMKM) memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha mikro di Indonesia.

“Di Kabupaten Karimun ada sebanyak 12 ribu Pelaku UMKM yang telah kita usulkan untuk mendapatkan Banpres. Namun belum semuanya terverifikasi dan hingga saat ini baru 3.979 pelaku usaha yang lulus verifikasi dan bakal menerima bantuan itu,” kata Yosli, Senin (16/11).

Yosli mengatakan, bantuan presiden kepada pelaku UMKM tersebut diberikan dalam bentuk dana tunai sebesar Rp2,4 juta sebagai bantuan modal usaha. Dari usulan pihaknya, nantinya akan dilakukan verifikasi data oleh pemerintah pusat, sebelum dinyatakan layak menerima bantuan itu.

“Sudah 18 tahapan verifikasi dan Karimun sebanyak 3.979 pelaku usaha yang telah dinyatakan layak. Total dana bantuan untuk di Karimun itu ada sekitar Rp9 Miliar,” katanya.

Yosli menyebutkan, untuk mengetahui pelaku usaha yang terdaftar dalam program BPUM itu, bisa dilakukan pengecekkan melalui website e-form BRI dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan saat mendaftar. “Bagi yang telah mendaftar itu bisa di cek melalui E-Form BRI. Apabila sudah terverifikasi, maka bakal menerima bantuain itu,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini pendaftaran penerima BPUM itu masih dibuka bagi Pelaku Usaha Mikro di Karimun. Untuk melakukan pendaftaran, para pelaku bisa langsung mengecek persyaratannya di Kantor Disdagkop UKM dan ESDM atau langsung menyerahkan persyaratan ke Bank BRI Kabupaten Karimun.

“Masih berlanjut hingga saat ini. Jadi apabila belum mendaftar bisa langsung ke kantor atau ke BRI langsung. Karena bantuan itu diberikan melalui BRI,” katanya.(ks12)

Editor : Aini