Keprisatu.com – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi momentum bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri untuk berkumpul dan bersilaturahmi antar sesama. Di Pyongyang, Korea Utara dan Slowakia, para WNI antusias memeriahkan berbagai lomba menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI.

Tercatat ada 18 WNI di Pyongyang yang mengikuti lomba khas kemerdekaan itu. Sedangkan di KBRI Bratislava, Slowakia, sebanyak 70 orang mengikuti lomba.

KBRI Bratislava melaksanakan lomba dalam suasana yang berbeda tahun ini, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19. Sehingga KBRI tidak dapat melaksanakan kegiatan jalan santai di hutan kota sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, berbagai kegiatan lomba yang diselenggarakan di halaman KBRI tidak mengurangi kegembiraan dan ajang lepas rindu bagi WNI di Slowakia.

Dubes Berlian Napitupulu dalam pidato pembukaan lomba mengucapkan rasa syukur dapat menyelenggarakan perayaan HUT RI ke-75 di tengah-tengah State Emergency Anti-Epidemic System (lockdown) yang diterapkan Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Hari ini merupakan awal dari rangkaian perayaan HUT RI di KBRI Pyongyang yang akan mencapai puncaknya pada 17 Agustus nanti. Puji syukur kepada Tuhan bahwa tahun ini kita masih bisa menyelenggarakan perayaan HUT RI ke-75 di tengah-tengah State Emergency Anti-Epidemic System (lockdown) yang diterapkan Pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Walaupun dalam keterbatasan dan kesederhanaan, kita masih tetap bisa merayakan HUT Kemerdekaan RI,” ujar Dubes Berlian Napitupulu sebagaimana dikutip laman Kementerian Luar Negeri.

Permainan yang dipertandingkan meliputi lomba khas masyarakat Indonesia. Di antaranya lomba makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, memindahkan tepung dalam piring kertas secara estafet, membawa bola pingpong di atas sendok plastik dengan mulut, joget balon, hingga perlombaan bowling.

Tak ingin melewatkan momen ini, Dubes Berlian juga turut berpartisipasi dalam seluruh permainan. Seluruh WNI juga terlihat antusias dengan semua permainan dengan sportivitas, penuh kekompakan dan keceriaan.

Selama pertandingan, semua peserta diharuskan tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu menggunakan masker dan menggunakan disinfektan, bahkan untuk memasuki gedung bowling semua peserta diukur suhu badannya dan tidak boleh melepaskan masker sama sekali. Pemerintah RRDK menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin dalam rangka mencegah COVID-19. (KS 08)