Rapid tes di Pasar Tos 3000 Jodoh sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Keprisatu.com – Perkembangan jumlah kasus warga Batam yang terkonfirmasi positif covid-19 dalam dua hari jumlahnya mencapai 10 kasus.

Dari riwayat perjalanan yang ditelusuri petugas, selain tertular dari close contact pasien yang sudah tertular duluan, kebanyakan pasien ini tertular saat terjadi kontak di kerumunan orang banyak, seperti di pasar.

Kali ini , seperti yang disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dalam dua hari Rabu (10/6/2020) dan Kamis (11/6/2020), masih saja ada penambahan kasus positif Covid19.

Tercatat pada Rabu (10/2020) sebanyak 6 orang warga Batam dinyatakan positif. Mereka kebanyakan para pedagang di Pasar Tradisional, Tos 3000 Jodoh.

Mereka terjangkit dari pasien corona nomor 146 dan 151, yang merupakan sesama pedagang di pasar teramai di Batam itu.

Selain pedagang yang mangkal di dua pasar tersebut, ada juga pasien positif Covid19 pedagang sayur keliling, tukang pijat, hingga penjual jamu gendong.

Dari sisi usia, pasien positif Covid-19 didominasi wanita berumur antara 47-64 tahun. Mereka adalah, “Tn.DG” pria (24), “Ny. S” wanita (57), “Ny.UK” wanita ( 47), “Ny.AbrS” wanita (48), “Ny.LS” wanita ( 59), dan “Ny.K” wanita ( 64).

Sehari kemudian dari hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam dan temuan kasus baru serta pengembangan dari tracing closes contact, terjadi penambahan kasus sebanyak 4 (empat) orang warga Kota Batam.

Mereka terdiri dari 2 (dua) orang laki-laki dan 2 (dua) orang perempuan. Dari jenis aktivitas harian, mereka adalah aparatur sipil negara (ASN) kementerian, guru, pedagang, hingga penjual jamu gendong. Keempatnya berada di area usia 42 sd 57 tahun.

Penambahan jumlah kasus positif covid-19, diduga terkait masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan imbauan pemerintah.

Guna menekan laju pertumbuhan kasus covid-19, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, H Muhammad Rudi, meminta warga Batam disiplin dalam menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja, dan menggunakan masker.

Jika terpaksa harus ke luar rumah, agar serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.(joe/r)