Beranda Anambas Warga Geger, Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Perairan Jemaja Timur

Warga Geger, Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Perairan Jemaja Timur

Ilustrasi mayat

Keprisatu.com – Warga dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang diduga berjenis kelamin laki-laki mengapung di Perairan Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (16/7/2026) malam.

Laporan penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti personel Polsek Jemaja, Polres Kepulauan Anambas. Polisi kemudian berkoordinasi dengan TNI, Basarnas, pemerintah desa, serta masyarakat untuk melakukan pencarian dan penanganan awal di lokasi.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan, respons cepat personel terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kecepatan personel dalam merespons setiap laporan masyarakat merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek Jemaja menjelaskan, informasi awal terkait penemuan potongan tubuh tersebut diterima melalui Bhabinkamtibmas. Setelah mendapatkan laporan, personel Polsek Jemaja langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur TNI dan Basarnas.

“Kami segera mengerahkan personel menuju lokasi bersama TNI, Basarnas, pemerintah desa, dan masyarakat untuk melakukan penyisiran. Meskipun kondisi pencarian dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang yang terbatas, seluruh personel tetap bekerja maksimal dalam upaya menemukan korban,” ujarnya.

Peristiwa itu bermula saat seorang nelayan melihat benda yang awalnya dikira sebagai plastik hitam mengapung di perairan ketika dalam perjalanan pulang setelah memancing.

Namun, setelah benda tersebut berputar akibat diterpa ombak, saksi menyadari bahwa benda yang dilihatnya merupakan potongan tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki.

Saksi kemudian tidak berani melakukan evakuasi karena potongan tubuh tersebut telah mengeluarkan bau menyengat. Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada warga dan diteruskan kepada perangkat Desa Genting Pulur serta Bhabinkamtibmas.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Jemaja bersama Polres Kepulauan Anambas kemudian berkoordinasi dengan TNI, Tim Basarnas Jemaja, pemerintah desa, dan masyarakat untuk melakukan pencarian di Perairan Genting Pulur.

Tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan sarana transportasi laut. Namun, hingga dini hari, potongan tubuh yang dilaporkan belum berhasil ditemukan kembali.

Pencarian terkendala kondisi malam yang gelap, jarak pandang terbatas, serta karakteristik perairan yang dangkal.

Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Jemaja, Polres Kepulauan Anambas, TNI, Basarnas, pemerintah desa, dan masyarakat akan terus melanjutkan proses pencarian.

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta mengetahui penyebab kejadian tersebut. (tjl)