Sejumlah warga mendatangi Polres Karimun, Kamis (28/4/2021)

Keprisatu.com – Belasan warga Kecamatan Kundur Utara Kabupaten Karimun datangi Mapolres Karimun, Kamis (29/4/2021) pagi.

Belasan warga itu datang ke Polres Karimun untuk melaporkan perihal peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tanjung Berlian Kota dan Desa Ungar Utara pada Februari lalu.

Saat itu, lahan milik puluhan warga seluas 270,299 meter persegi gangus terbakar. Bukan hanya itu, satu unit rumah warga juga terimbas kebakaran itu.

“Kami merupakan perwakilan dari sejumlah warga yang lahannya ikut terbakar. Total ada 21 warga, tetapi yang datang kesini hanya beberapa saja,” kata <span;>Ketua RT 15/RT 007, Kelurahan Tanjung Berlian Kota, Arizan yang ikut ke Mako Polres Karimun.

Ia mengatakan, laporan warga ini karena ada dugaan oknum yang melakukan pembakaran lahan, sehingga menyebar luas hingga ke lahan lain milik warga.

Menurutnya, pemilik lahan mendesak kepada kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

“Kita bukan menuduh, tapi kita menduga api dari lahan seorang yang lainnya. Karena yang bakar lahan hanya dia,” kata Arizan.

Arizan mengatakan, sebelumnya Warga Pemilik lahan sudah pernah bertemu dengan oknum yang diduga menjadi penyebab lahan di Kundur itu terbakar.

“Kita sempat ketemu saat mediasi dengan pihak Kecamatan. Namun orang itu tidak mengakuinya dan bahkan membantah kalau dirinya tidak terkait dalam kebakaran itu,” katanya.

“Dia bakar hari Senin. Lalu kebakaran besar hari Jumat. Jadi dia tidak menerima kalau kebakaran karena dia. Tapi waktu itu yang bakar lahan hanya dia saja. Kemudian yang namanya lahan gambut itu apinya kan tidak nampak, tapi nyebar di dalam tanah,” papar Arizan.

Di kantor kepolisian, kedatangan warga ke Polres Karimun didampingi Kuasa Hukumnya Eka Satyadi. Hanya saja penyidik belum menerima laporan tersebut dan meminta warga membawa barang bukti.

“Tadi katanya harus membawa barang bukti untuk melengkapi laporan. Saya pun sempat tanya kok harus bawa barang bukti. Tapi penyidik bilang hanya untuk melengkapi laporan saja, dan mereka nanti juga akan turun,” kata Eka.

(Ks12)