Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi

Keprisatu.com – Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi mengakui Covid-19 kini bukan hanya menjangkiti masyarakat, tapi sudah menyerang tenaga kesehatan dan beberapa petugas di Batam.

“Namun hal tersebut bukan berarti Batam kalah dalam melawan Covid-19,” tegas Rudi, Senin (7/9/2020) saat menyemangati petugas kesehatan di Batam dalam melawan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ia berharap Covid-19 segera sirna. Sejak awal penanganan Covid-19 di Batam, bulan Maret lalu, ia terus berpesan bahwa tenaga kesehatan dan para pekerja di rumah sakit termasuk cleaning service, merupakan garda terdepan (paling utama) dalam penanganan Covid-19.

Ia menginginkan para tenaga dan petugas kesehatan di Batam untuk terus menjadi pahlawan dalam penanganan wabah global ini.

“Kita belum kalah, kita sama- sama melawan Covid-19. Kembali bantu masyarakat supaya kita sehat semua,” ujarnya.

Rudi tak menampik, belakangan ini masyarakat Batam sedikit abai protokol kesehatan. Sebab itu, angka pasien Covid-19 terus bertambah setelah pemerintah mampu menekan jumlah pasien pada Mei lalu.

Itu sebabnya, ia meminta semua masyarakat ikut membantu tenaga medis dalam melawan Covid-19.

“Karena vaksin belum ada, satu-satunya cara membantu tenaga medis, yakni gunakan obat Covid-19, obatnya yakni terapkan protokol kesehatan,” ujar Rudi.

Rudi pun mengaku, pihaknya sedang menyosialisasikan Peraturan Wali Kota (Perwako) 49/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Batam. Aturan ini akan efektif berlaku pada Rabu (9/8/2020).

“Aturan ini mewajibkan kita pakai masker, jaga jarak, hingga mencuci tangan,” ujarnya.

Bagi pelanggar, akan dikenakan sanksi berupa denda hingga kerja sosial selama dua jam penuh. Namun, Rudi akan terus menyampaikan teguran agar warga dengan senang hati menerapkan protokol kesehatan.

“Ini bukan untuk menghukum. Ini untuk menyelamatkan kita semua termasuk tenaga medis kita yang terus berjuang melawan Covid-19,” ujarnya. (KS 04)