Para tersangka yang tersangkut kasus narkoba. Diantaranya ada RSP aluas R, oknum PNS di Lingkungan Satpol PP Kota Tanjungpinang yang kedapatan membawa ekstasi

Keprisatu.com – RSP alias R yang merupakan PNS dilingkungan Satpol PP Pemko Tanjungpinang ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri. Dia dibekuk bersama DS alias D di Lapangan Pamedan Tanjungpinang karena kedapatan membawa 47 ekstasi warna hijau. “Pil Setan” itu disimpan dalam tas berwarna coklat, dan 30 ekstasi berwarna ungu yang disimpan dalam sebuah kantung plastik pada Jumat (14/8/20) yang lalu.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt yang didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Mudji Supriadi saat konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (19/8/20) di Mapolda Kepri.

“Jadi oknum PNS ini bersama rekannya kedapatan memiliki 77 butir pil ekstasi,” ujar kombes harry goldenhardt.

Dalam konferensi pers ini, juga ada empat Laporan Polisi lainnya terkait narkotika yang berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda Kepri. Dimana selain RSP alias R dan DS alias D juga ada tersangka lain dalam kasus yang lain yakni BN alias B, AEZ alias, RK alias M, AK alias A dan DS alias D.

“Jadi keberhasilan ungkap kasus narkoba jenis ganja dan pil ekstasi ini, diungkap dalam waktu yang tidak terlalu lama yaitu dari tanggal 14 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2020, di beberapa wilayah Provinsi Kepri antara lain di wilayah Kota Tanjungpinang, Batu Ampar Kota Batam, dan di Baloi Permai Kota Batam, ada lima Laporan Polisi serta tujuh orang diduga tersangka diamankan,” ujarnya.

Harry mengatakan, dari para tersangka ini barang bukti yang berhasil disita totalnya ada 1,48 Kg daun ganja kering dan 77 butir pil ekstasi. Kasus ini merupakan pengungkapan yang kesekian kalinya dan hal ini menunjukkan keseriusan Ditresnarkoba dalam pemberantasan Narkoba di Wilayah Provinsi Kepri.

“Pengungkapan di beberapa tempat ini tentunya kepada para tersangka akan diterapkan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat (1), ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2). Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun,” tutupnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Mudji Supriadi mengatakan, bahwa untuk daun ganja kering ini berasal dari salah satu daerah di Sumatera dan saat Tim melakukan penangkapan.

“Barang haram tersebut sudah berbentuk pecahan-pecahan paket yang siap diedarkan,” ujarnya.  Sementara untuk tersangka pemilik pil ekstasi sama juga halnya bahwa barang tersebut akan diedarkan oleh tersangka di wilayah Kota Tanjungpinang.

“Jadi tersangka oknum ASN ini mengedarkan ekstasi diwilayah Tanjungpinang,” ujarnya.(ks14)

editor : tedjo