Pasangan Soerya-Iman menyampaikan visi-misi di DPRD Kepri, Senin (12/10/2020)

Keprisatu.com – Pasangan Soerya Respationo dan Iman Sutiawan memastikan jika diamanahi rakyat untuk memimpin Kepri, maka pembangunan infrastruktur perekonomian Provinsi Kepri, pembiayaannya tidak akan menggunakan APBD.

”Kami pastikan, kami pastikan, pembiayaannya tidak menggunakan APBD. APBD akan kami gunakan untuk sebesar-besarnya kesejahtaraan rakyat Kepri,” ujar Soerya didampingi Iman saat penyampaian visi misi serta program prioritas, Senin (12/10/2020) dalam rapat paripurna di DPRD Kepri.

Soerya menjelaskan secara makro jangka panjang, akan mengembangkan wilayah-wilayah strategis untuk pengembangan rekonomian Kepri. Termasuk seperti peningkatan pembangunan jembatan dan jembatan-jembatan penghubung wilayah Kepri.

”Tujuannya merangsang investasi masuk ke Kepri,” tuturnya.

Dalam membangun berbagai infrastruktur pembangunan perekonomian, Soerya-Iman akan lebih bersinergi dengan pemerintah pusat.

Terkait perekonomian maritim, pasangan ini mengajak masyarakat mengubah paradigma lama dan memulai tidak memunggungi laut. Karena di laut justru masyarakat nantinya akan bisa berjaya.

Sedangkan untuk program prioritas jangka pendek, Soerya-Iman akan memberikan bantuan dan peningkatan bantuan sosial.

”Terutama untuk bantuan modal usaha dan pemulihan usaha-usaha kecil menengah serta sektor informal yang terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Bantuan yang akan diberikan berupa bantuan lunak tanpa bunga, termasuk kepada pekerja sosial dan korban-korban PHK akibat pendemi Covid-19.

Selain prioritas masalah perekonomian, visi misi Soerya-Iman juga menyangkut segala lini pembangunan, termasuk perhatiannya yang besar pada SDM, dunia pendidikan, dan pendidikan keagamaan serta kesehatan masyarakat Kepri.

Pasangan ini bahkan akan menggratiskan sekolah SMU, SMK, dan sederajat, termasuk baju-baju dan buku-bukunya.

Kepada dunia pendidikan keagamaan, Soerya-Iman akan memberikan perhatian lebih besar, termasuk bantuan untuk anak-anak yang mengenyam pendidikan pesantren di luar kota. (ks04)